Pelajar Mesti Bergelantungan di Jembatan Cigembong Cianjur, Ini yang Dilakukan Warga dan Polisi

Pelajar SD sampai SMA harus bergelantungan melewati Jembatan Gantung Cigembong yang rusak dan tanpa alas berpijak, hanya tersisa kawat seling.

Tribun Jabar
Pelajar dan warga berusaha melalui Jembatan Gantung Cigembong yang rusak di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. 

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Pelajar SD sampai SMA harus bergelantungan melewati Jembatan Gantung Cigembong yang rusak dan tanpa alas berpijak, hanya tersisa kawat seling.

Jembatan itu menghubungkan wilayah Desa Kertajaya dengan Desa Sirnajaya di Kecamatan Tanggeung, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Saat ini kondisinya memprihatinkan, hingga riskan terjadi hal yang tidak diinginkan semua pihak, apalagi ketika debit air Sungai Cigembong meninggi.

Jembatan tersebut memiliki panjang sekitar 35 meter dengan lebar 1,2 meter yang membentang di atas Sungai Cigembong di Kampung Kandaga, Pasir Kolot RT 02/01, Desa Kertajaya, Kecamatan Tanggeung, Kabupaten Cianjur.

Baca juga: Hujan Deras Hingga Malam, Jembatan Cimandiri di Cianjur-Sukabumi Ambruk, Warga Harus Memutar Jauh

Setiap hari jembatan tersebut digunakan untuk penyeberangan anak-anak SD, MTs, MA, dan SMK, serta warga sekitar.

Boleh dikatakan mereka harus sport jantung jika melewati jembatan itu.

Bhabinkamtibmas Desa Kertajaya, Kecamatan Tanggeung, Kabupaten Cianjur, Aipda Wijana, mendengar kabar tersebut dan mendatangi masyarakat Kampung Pasko yang sedang bekerja memperbaiki jembatan yang merupakan jalan penghubung antara Desa Kertajaya dengan Desa Sirnajaya, Senin (12/9/2022).

Bhabinkamtibmas ikut bergotong-royong bersama masyarakat untuk menjalin silaturahmi dan meningkatkan kebersamaan.

“Ini merupakan wujud peran aktif anggota, terutama Bhabinkamtibmas, dalam memupuk kepercayaan masyarakat serta mendekatkan diri dengan masyarakat," ujar Kapolsek Tanggeung Deden Darmansyah, melalui sambungan telepon.

Deden mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan serta Distarkim terkait usulan perbaikan jembatan ke depan.

"Kerja bakti mungkin sementara, ke depan jangan sampai pelajar atau warga tak bisa lewat karena jembatan rusak," katanya.

Warga mengucapkan terima kasih kepada Aipda Wijana karena turut serta bersama masyarakat telah membantu dalam perbaikan jembatan desa. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved