Kasus Subang Terbaru, Dua Tersangka Disikat Anak Buah AKBP Sumarni, Ada Bukti Penganiayaan Korban

Anak buah Kapolres Subang AKBP Sumarni berhasil mengungkap kasus Subang terbaru yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Penulis: Ahya Nurdin | Editor: Kisdiantoro
Dok. Polsek Pagaden
Hasil investigasi Jajaran Satreskrim Polsek Pagaden, Polres Subang menangkap dua tersangka terkait meninggalnya Asep. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Subang, Ahya Nurdin

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG – Anak buah Kapolres Subang AKBP Sumarni berhasil mengungkap kasus Subang terbaru yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Hasil investigasi kasus Subang terbaru ini, Polres Subang menangkap dua tersangka penganiayaan hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Penangkapan dua tersangka kasus Subang terbaru ini, terkait meninggalnya Asep Basar, yang tenggelam di sungai saluran irigasi Tarum Timur, pada Seni(5/9/2022) lalu.

Rupanya, peristiwa tersebut diawali percekcokan usai minum miras di sebuah warung remang-remang di kawasan Situ Baeud Desa Pagaden, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang, hingga akhirnya Asep lari dan tenggelam di Sungai Tarum Timur.

Baca juga: Lebih dari Setahun Kasus Subang, Polda Jabar: Memang Terkesan Lambat, tapi Penyidik Berhati-hati

Berdasarkan hasil investigasi Jajaran Satreskrim Polsek Pagaden, Polres Subang berhasil mengungkap penyebab kematian Asep Basar(32) yang tenggelam di Tarum Timur tersebut.

Polsek Pagaden akhirnya mengamankan 2 orang tersangka inisial E dan K alias J yang diduga melakukan penganiayaan hingga membuat korban Asep Basar warga Desa Karangsari Binong, Kabupaten Subang, meninggal dunia tenggelam.

Peristiwa pengeroyokan tersebut terjadi pada hari Senin tanggal 05 September 2022 sekira jam 03.30 Wib di Tanggul sungai Tarum Timur Situ Baeud Ds. Pagaden Kec. Pagaden Kab. Subang.

Hasil investigasi Jajaran Satreskrim Polsek Pagaden, Polres Subang mengungkapkan penyebab kematian Asep Basar (32) yang tenggelam di Tarum Timur itu diduga dianiaya dua pelaku.
Hasil investigasi Jajaran Satreskrim Polsek Pagaden, Polres Subang mengungkapkan penyebab kematian Asep Basar (32) yang tenggelam di Tarum Timur itu diduga dianiaya dua pelaku. (Dok. Polsek Pagaden)

Kapolres Subang AKBP Sumarni melalui Kapolsek Pagaden Kompol Senen Ali didampingi Kanit Reskrim Polsek Pagaden Iptu Asep Rustandi menjelaskan bahwa diduga telah terjadi tindak pidana Penganiayaan dan atau Pengeroyokan yang menyebabkan meninggalnya korban.

“Penganiayaan diduga dilakukan oleh terlapor saudara E dan rekan-rekannya. Pada saat korban lari lalu dikejar oleh pelaku sehingga korban jatuh ke sungai tarum timur," ucapnya

Korban ditemukan lebih dari 24 jam pasca peristiwa terjadinya cekcok yang menyebabkan pengeroyokan.

"Korban ditemukan pada hari Selasa tanggal 06 September 2022 sekira jam 06.00 Wib korban ditemukan mengambang di sungai tarum timur diwilayah Kec. Compreng Kabupaten Subang dan dalam keadaan sudah tidak bernyawa,” papar Kapolsek Pagaden, Kompol Senen Ali.

Setelah dilakukan penyelidikan, Polsek Pagaden menangkap dua orang tersangka setelah korban ditemukan.

"Dua pelaku yakni E asal Desa Nanggerang Kec. Binong Kabupaten Subang. Pelaku kedua K alias J warga Desa Karangwangi Kec. Binong Kab. Subang. Dan Keduanya disangkakan Pasal 351 ayat (3) Jo 170 ayat (1) ke (2) hurup 3e KUHPidana,"tegasnya.(*)


Foto : Kedua Terduga pelaku pengeroyokan Asep Basar, hingga tenggelam tewas di Sungai Saluran Irigasi Tarum Timur / Foto :  Dok. Polsek Pagaden.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved