Kesedihan Ibu di Lembang, Rumah Anaknya Rusak dan Barang Hancur Setelah Tergerus Longsor
Warga setempat, Atet Saridah (45), mengatakan bencana longsor itu terjadi setelah turun hujan deras sejak Minggu siang.
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT- Rosnaeni (55), warga Kampung Sukamekar, RT 03/10, Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), tak kuasa menahan sedih saat melihat rumah anaknya rusak tergerus longsor.
Akibat kejadian itu, bagian dinding rumah tersebut ambruk setelah tembok penahan tanah (TPT) mengalami longsor pada Minggu (11/9/2022) sore. Peristiwa itu setelah hujan deras yang cukup lama.
"Ada 4 ruangan yang rusak, bagian temboknya ambruk, termasuk dapur dan kamar mandi. Barang-barang di rumah juga hancur, tapi untuk kerugian belum dihitung," ujar Rosnaeni di lokasi kejadian, Senin (12/9/2022).
Rumah yang dihuni oleh anak-anaknya itu dibangun tepat di atas tebing dan hanya berjarak 5 meter dari area perkebunan yang berada di bawahnya.
Sebetulnya, ucapnya, ada dua bangunan rumah yang mengalami rusak akibat tergerus longsor, namun hanya rumah milik Rosnaeni yang ambruk dalam kejadian ini.
"Saat kejadian, rumah enggak ada yang isi karena anak-anak lagi menonton acara 17 Agustus-an. Sekarang mereka sudah mengungsi ke rumah emak," katanya.
Baca juga: Hujan Deras di Bandung Barat Picu Longsor di Tiga Kecamatan dalam Satu Hari, Sejumlah Rumah Rusak
Untuk sementara, rumah Rosnaeni sudah tidak layak untuk ditempati karena tembok bangunannya retak-retak dan kondisi rumah di sebelahnya yang dihuni lansia juga terancam ambruk.
Warga setempat, Atet Saridah (45), mengatakan bencana longsor itu terjadi setelah turun hujan deras sejak Minggu siang. Ia kemudian langsung meninjau ke lokasi kejadian bersama kepala desa.
"Kondisi rumah rusak berat, saya juga merasa takut ketika mau masuk dalam rumah, akibat kejadian itu hanya satu rumah yang ambruk," kata Atet.
Sebelumnya, Kepala Pelaksana BPBD KBB, mengatakan longsor itu akibat kondisi tanah sangat labil dan rumahnya tidak memiliki konstruksi yang baik.
Baca juga: Akibat Hujan Deras Dua Jam, Dua Desa di Rongga Bandung Barat Diterjang Longsor, Belasan Rumah Rusak
Akibatnya, dinding rumah sepanjang 10 meter dengan tinggi 3 meter dan lebar 4 meter pun ambruk.
"Longsorannya menerjang ke tanah kosong yang berada di bawah tebing. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," kata Duddy.
Akibat kejadian tersebut, dua keluarga, total delapan orang, yang menghuni rumah itu mengungsi.
Alat-alat rumah tangga pun harus dipindahkan untuk antisipasi terjadinya longsor susulan.
"Tindakan yang diambil untuk sementara keluarga dan barang korban diungsikan ke rumah ibunya atas nama Rosnaeni, lokasinya masih di RT 03/10," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Sejumlah-warga-membereskan-material-bangunan-rumah-yang-ambruk-di-Lembang.jpg)