Ratusan Warga Pangandaran Rela Antre Dapatkan BLT BBM, Tapi Sejumlah Penerima Harus Divaksin Dulu

Ratusan warga Pangandaran berbondong-bondong mengantre untuk menerima Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak, tapi ada yang harus divaksin dulu

Penulis: Padna | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/PADNA
Suasana antrean warga di Desa Banjarharja Kecamatan Kalipucang Kabupaten Pangandaran, untuk mendapatkan BLT BBM, Minggu (11/9/2022). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Ratusan warga Pangandaran, berbondong-bondong mengantre untuk menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bahan Bakar Minyak (BBM).

Hal tersebut terjadi di Aula Desa Banjarharja, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa barat, Minggu (11/9/2022).

Dari pantauan Tribunjabar.id, tampak sebelum menerima bantuan BLT BBM, sejumlah warga diantaranya yang belum divaksin melakukan vaksinasi terlebih dahulu yang dilakukan oleh tim medis dari Puskesmas Kalipucang.

Salah satu warga penerima BLT, Ade Wiliyanti (43) menyampaikan, sebelum menerima BLT BBM, Ia harus melakukan pendaftaran terlebih dahulu.

"Mulai pendaftaran, terus nunggu untuk divaksin, sudah dapat surat vaksin terus langsung menerima (BLT BBM dan BPNT)," ujar Ade kepada Tribunjabar.id sesuai menerima BLT BBM di halaman Aula Desa Banjarharja, Minggu (11/9/2022) siang.

Menurutnya, surat vaksin tersebut satu syarat untuk mendapatkan BLT BBM yang disalurkan kantor Pos di aula Desa Banjarharja.

"(Surat vaksin) ini untuk syarat, dan Saya vaksin ketiga. Alhamdulillah dapat uang Rp 500 ribu (BLT BBM Rp 300 ribu dan BPNT Rp 200 ribu)," ucapnya.

Ia bersyukur, bisa mendapatkan bantuan dari Pemerintah. Namun, meskipun demikian Ia berharap semua warga bisa menerima bantuan tersebut.

"Kalau bisa, bantuan ini untuk semuanya. Jangan sampai, (orangnya)dipilih pilih gitu. Terus, BBM juga jangan sampai dinaikkan lagi," kata Ade.

Kepala kantor Pos Cabang Kecamatan Kalipucang, Ade mengatakan, mulai bulan September, per satu bulan itu penerima manfaat mendapatkan BLT BBM Rp 150 ribu.

"Jadi, dua bulan untuk bulan September dan Oktober, penerima mendapatkan uang Rp 300 ribu," katanya.

Untuk persyaratan pengambilannya, kata Ia, penerima hanya cukup membawa foto copy KTP dan KK.

"Kalau surat vaksin, hanya membantu persyaratan. Enggak ada juga bisa disalurkan, tapi kebetulan sekarang kan lagi jadwal vaksin," ucap Ia.

Ia menyampaikan, jumlah total keseluruhan penerima manfaat di Kecamatan Kalipucang itu sebanyak 4073 orang.

"Kalau sekarang dari dua Desa, sebanyak 832. Desa Banjarharja 569 dan dari Desa Cibuluh 263 penerima," ujar Ade. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved