PKS Kompak Menolak Kenaikan Harga BBM Bersubsidi, Bersama Masyarakat Laksanakan Aksi Flashmob

Sebagai bentuk penolakan kenaikan harga BBM bersubsidi, Partai Keadilan Sejahtera bersama masyarakat laksanakan flashmob serentak di seluruh Indonesia

ISTIMEWA
Anggota DPRD Jabar, Siti Muntamah, mengatakan kenaikan harga BBM yang telah disahkan pemerintah pada 3 September lalu telah menimbulkan berbagai aksi unjuk rasa penolakan.  

Laporan Wartawan TribunJabar.id,  Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sebagai bentuk penolakan atas kenaikan harga BBM bersubsidi, Partai Keadilan Sejahtera bersama masyarakat melaksanakan flashmob yang dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia pada 10 September 2022

Anggota DPRD Jabar, Siti Muntamah, mengatakan kenaikan harga BBM yang telah disahkan pemerintah pada 3 September lalu telah menimbulkan berbagai aksi unjuk rasa penolakan. 

Di lain sisi, kenaikan harga BBM menimbulkan efek domino terhadap berbagai hajat hidup masyarakat di seluruh Indonesia khususnya kalangan menengah dan bawah

Siti Muntamah, atau Ummi Siti sapaan akrab beliau, menuturkan jika kenaikan harga BBM Bersubsidi ini sangat menyulitkan kondisi masyarakat yang belum sepenuhnya pulih dari pandemi

Sebagai Anggota DPRD bidang kesejahteraan rakyat Ummi menilai kenaikan harga BBM Bersubsidi tersebut bertolak belakang dengan tujuan negara untuk mensejahterakan masyarakat.

Ia mengatakan disebutkan dalam Pasal 33 ayat (2) dan ayat (3) UUD 1945 bahwa bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara melalui cabang produksi dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

"Kami berharap Presiden segera membatalkan kenaikan harga BBM Bersubsidi" kata Ummi Siti, Minggu (11/9/2022). (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved