Bentangkan Bendera Merah Putih Raksasa di Tengah Bendungan Jatiluhur, Jasa Tirta II Sabet Rekor Muri

PT Jasa Tirta II raih rekor baru yang tercatat di Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri), membentangkan bendera merah putih raksasa di tengah Bendungan

Editor: Mega Nugraha
Istimewa
PT Jasa Tirta II raih rekor baru yang tercatat di Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri), membentangkan bendera merah putih raksasa di tengah Bendungan Jatiluhur saat hari kemerdekaan Indonesia Agustus lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, PURWKARTA - PT Jasa Tirta II raih rekor baru yang tercatat di Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri), membentangkan bendera merah putih raksasa di tengah Bendungan Jatiluhur saat hari kemerdekaan Indonesia Agustus lalu.

Rekor baru itu ke 10.516 yang tercatat di Muri. Pada kesempatan membentangkan bendera merah putih raksasa itu, dihadiri Dewan Pengawas dan Direksi Jasa Tirta II.

Kemudian hadir Wakil Bupati Purwakarta, Aming, Dandim 0619 Purwakarta, Letkol Arm Andi Achmad Affandi, Kapolres Purwakarta, AKBP Edward Zulkarnain,Perwakilan Kejaksaan Negeri Purwakarta, Perwakilan Pengadilan Negeri Purwakarta, beserta atlet dayung dan layar.

Baca juga: Kamu Tahu, Air Minum Warga Jakarta Dipasok Dari Bendungan Jatiluhur, Usia Operatornya Kini 55 Tahun

Pengibaran bendera merah putih raksasa di Bendungan Jatiluhur itu berukuran 16 x 12 meter yang dibentangkan  di atas bendungan terbesar di Asia Tenggara.

Penyerahan piagam rekor Muri ini diserahkan oleh Direktur Operasional Muri, Yusuf Ngadri kepada Direktur Utama Jasa Tirta II, Imam Santoso.

Direktur Utama Jasa Tirta II, Imam Santoso menyampaikan pelaksanaan upacara bendera merah putih terbesar yang dilakukan di Waduk Jatiluhur ialah untuk merefleksikan kemanfaatan yang diberikan waduk serbaguna ini untuk masyarakat. 

"Bendungan yang mulai dibangun sejak 1957 dan dioperasikan tahun 1967 pada masa pemerintahan presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno ini memiliki peran dan fungsi penting dalam pembangunan Indonesia, di antaranya pengendalian banjir, pemenuhan kebutuhan irigasi seluas sekitar 220.000 Ha, pemenuhan kebutuhan air baku PDAM dan industri, dan pembangkit listrik tenaga air," katanya, Rabu (7/9/2022).

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved