Kamu Tahu, Air Minum Warga Jakarta Dipasok Dari Bendungan Jatiluhur, Usia Operatornya Kini 55 Tahun

Peringati HUT RI ke-77, Perum Jasa Tirta II bersama Pemkab Purwakarta dan pimpinan daerah lainnya tebar 25 ribu benih ikan di Bendungan Jatiluhur

TRIBUN JABAR/MEGA NUGRAHA
Direksi PJT II melepas benih ikan di Bendungan Jatiluhur, Senin (19/12). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Peringati HUT RI ke-77, Perum Jasa Tirta II bersama Pemkab Purwakarta dan pimpinan daerah lainnya di Purwakarta, tebar 25 ribu benih ikan di Bendungan Jatiluhur.

Kegiatan ini dinamakan konservasi untuk ibu pertiwi sebagai bagian dari upaya Jasa Tirta II menjaga keberlangsungan ekosistem dan alam di Indonesia.

Direktur Operasi dan Pemeliharaan Jasa Tirta II, Anton Mardiyono menyampaikan pihaknya rutin melakukan konservasi ini sebagai bentuk cinta, bakti, dan tanggung jawab.

"Kolaborasi bersama Forkopimda Purwakarta dalam gerakan konservasi sebagai percontohan ke warga bahwa kepedulian pada alam perlu ditanam dan dikampanyekan demi berlangsungnya kehidupan," katanya, Senin (15/8/2022).

Baca juga: Cegah Kebocoran Bendungan, PJT II Jatiluhur Lakukan Pengeringan dan Inspeksi Saluran Bawah Air

Selain itu, air yang merupakan sumber kehidupan perlu terus terjaga ketersediaannya dan kelestariannya agar dapat terus memberi manfaat ke masyarakat.

Pada semester 1 di 2022, Jasa Tirta II sudah melakukan konservasi penanaman sebanyak 2.920 pohon, pengangkatan lumpur, pengangkatan eceng gondok.

Kemudian pembersihan saluran, babadan rumput, pemberdayaan masyarakat melalui program energi baru terbarukan biogas untuk kurangi pencemaran sungai, dan lainnya.

Kegiatan itu juga sekaligus peringatan ulang tahun Perum Jasa Tirta ke-55.

Selama 55 tahun itu, PJT II bertanggung jawab dalam mengairi sawah 24 ribu hektare di pantura. Kemudian, memasok 80 persen air baku untuk air minum warga D Jakarta.

Kemudian, memasuk air baku untuk PDAM Bekasi, Bogor, Subang dan Purwakarta hingga Bandung Raya.

Kemudian pembangkitan listrik tenaga air lewat PLTA Ir H Djuanda yang merupakan bagian dari sistem vital listrik nasional Jawa dan Bali.

Lalu, pengembangan sistem penyediaan air minum (SPAM), produksi air minum dalam kemasan (AMDK), dan mengelola wisata di Jatiluhur," katanya.(*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved