Perampok Gasak Puluhan Juta Duit Pensiun ASN di Kantor Pos KBB, Rusak Atap dan Brangkas

Perampok menggasak uang bagi pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan cara masuk ke dalam kantor pos, kemudian merusak brangkas.

istimewa
Kondisi di Kantor Pos di Desa Rajamandala Kulon, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) setelah dirampok. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Brankas berisi uang puluhan juta di Kantor Pos di Desa Rajamandala Kulon, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) dibobol maling, Sabtu (3/8/2022) dini hari.

Dalam aksi perampokan tersebut, pelaku menggasak uang bagi pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan cara masuk ke dalam Kantor Pos, kemudian merusak brangkas.

Kapolsek Cipatat, Kompol Muhtarom mengatakan, berdasarkan informasi dari pelapor, total uang yang disimpan di brangkas tersebut sekitar Rp 80 juta, tetapi petugas masih menghitung jumlah uang yang sudah dicuri pelaku.

Baca juga: Tembok Minimarket di Sukabumi Dibobol Maling, Uang Puluhan Juta Dibawa Kabur

"Di dalam brankas tersimpan uang pensiun ASN sebesar Rp 80 juta. Tapi kita masih cek, apakah uang yang diambil pelaku semua atau tidak," ujarnya saat dihubungi, Minggu, (4/9/2022).

Ia mengatakan, aksi perampokan ini diduga dilakukan pelaku saat malam hari ketika petugas Kantor Pos sedang tidak berada di lokasi.

Dengan melihat kondisi itu, kata dia, pelaku kemudian masuk dengan cara merusak atap bangunan, menjebol pintu, dan membobol bagaian belakang brangkas untuk meraup uang yang tersimpan di dalamnya.

"Kejadiannya baru ketahuan saat pagi hari sekitar pukul 07:30 WIB setelah kami menerima laporan dari pak Herbert selaku pegawai Kantor Pos di sana," kata Muhtarom.

Untuk saat ini, pihaknya telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengumpulkan sejumlah alat bukti dan memeriksa sejumlah saksi untuk memburu pelaku perampokan tersebut.

Dugaan sementara, kata dia, pelaku telah merencanakan aksinya secara matang karena CCTV di lokasi telah dirusak dan pelaku juga diduga membawa mesin gerinda untuk merusak bagaian belakang brankas.

"Diduga ini sudah dipersiapkan. Pelaku membawa mesin gerinda agar bisa membuat lubang agar tangan masuk untuk ambil uang," ucapnya.

Baca juga: Tembok Minimarket di Indramayu Dibobol Maling, Uang di Brankas dan Barang Jualan Raib, CCTV Dirusak

Muhtarom mengatakan, adanya bukti berupa brangkas, atap, dan pintu yang dirusak oleh pelaku, bisa dijadikan petunjuk awal untuk memburu pelaku perampokan tersebut.

"Itu jadi petunjuk awal, yang penting kita akan terus lakukan penyelidikan. Mudah-mudahan pelaku segera ditangkap," ujar Muhtarom.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved