Golkar Cimahi Ditarget 8 Kursi di DPRD, Ini Cara untuk Mengejarnya

Golkar Cimahi ditarget untuk meraih delapan kursi di DPRD Cimahi saat Pileg 2024.

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Kader Partai Golkar saat mengikuti Pendidikan Politik dan Rakerda Partai Golkar Kota Cimahi di GSG Hardjuno, Kota Cimahi, Minggu (4/9/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat mulai bergerak melakukan berbagai cara untuk mengejar target kursi DPRD Kota Cimahi saat pemilihan umum (Pemilu) pada tahun 2024 mendatang.

Ketua DPD Partai Golkar Jabar, Tubagus Ace Hasan Syadzily mengatakan, untuk mengejar target tersebut pihaknya meminta komitmen dan tanggung jawab dari semua kader Partai Golkar Kota Cimahi untuk mencapai target delapan kursi di DPRD Kota Cimahi.

"Namun itu semua sulit terwujud jika di setiap TPS kurang dari 10 kader Golkar. Kelompok kader harus bekerja keras meraih simpati rakyat," ujarnya saat menghadiri Pendidikan Politik dan Rakerda Partai Golkar Kota Cimahi di GSG Hardjuno, Kota Cimahi, Minggu (4/9/2022).

Menurutnya, para kader Golkar di Kota Cimahi jangan sampai berpuas diri dengan hanya ada foto kopi KTP, karena saat ini semuanya harus digital, dan semua harus tercatat by name by address.

Untuk mengejar target itu, pihaknya juga mengajak keluarga besar dan putra putri TNI untuk kembali bersama Partai Golkar dalam membangun bangsa, terutama dalam memperkokoh nilai kebangsaan dan nasionalisme.

"Kota Cimahi adalah ikon kebangsaan, dengan banyaknya anggota dan keluarga TNI-Polri tinggal di kawasan ini, apakah Golkar Cimahi sudah mengakomodasi keluarga besar TNI di sini?," kata Ace.

Menurut pria yang akrab disapa Kang Ace ini, keluarga besar TNI memiliki prinsip yang sama dengan Partai Golkar dalam mengedepankan prinsip kebangsaan.

Untuk itu, kata dia, Partai Golkar harus menjadi garda terdepan dalam melawan politik identitas yang belakangan mengemuka, sehingga Golkar harus menang di tengah kelompok-kelompok yang menjadikan isu identitas agar NKRI tetap tegak berdiri.

"Kalau Golkar dikalahkan oleh kelompok-kelompok itu, berarti nilai identitas kebangsaan kita telah dikalahkan. Bangsa ini hanya akan besar ketika bersama-sama dalam mengusung prinsip kebangsaan dan nasionalisme," ujarnya.

Kang Ace mengatakan, Partai Golkar lahir tak terlepas dari TNI karena hal itu sebagai bentuk perlawanan terhadap kelompok-kelompok yang menginginkan untuk mengubah dasar negara yang disebut dengan Pancasila.

"Golkar dan TNI telah lama bahu-membahu membangun bangsa dan meletakkan dasar-dasar dan konsep pembangunan yang baik dan berkelanjutan dalam semangat kebangsaan dan patriotisme," ucap Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI itu.

Ketua DPD Partai Golkar Kota Cimahi, Ali Hasan, mengatakan, pihaknya berjanji akan meningkatkan suara Partai Golkar yang saat ini hanya enam kursi, menjadi delapan kursi.

"Jumlah itu cukup untuk bisa menjadi pemenang Pileg dan merebut posisi Ketua DPRD Kota Cimahi," kata Ali Hasan.

Baca juga: Golkar Jabar Sebut Subang Basis Kekuatan, Incar 14 Kursi di DPRD Subang

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved