Organda Ciamis Ancam Mogok, Kenaikan Harga BBM Dinilai Membebani Angkot

Menyikapi kenaikan harga BBM dengan menaikkan tarif angkutan umum menurut Ekky bukanlah solusi yang tepat.

Penulis: Andri M Dani | Editor: Ravianto
Tribun Jabar/Deanza F
Ilustrasi Sopir angkot di Kota Bandung. DPC Organda Ciamis mengancam akan menggelar aksi mogok operasi angkutan umum. 

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – DPC Organda Ciamis segera melayangkan surat  ke pihak berwewenang, resmi menolak kenaikan harga BBM dan mengancam akan menggelar aksi mogok operasi angkutan umum.

Kenaikan  harga pertalite dari Rp 7.650/lt menjadi Rp 10.000/lt serta solar naik dari Rp 5.150/lt menjadi Rp 6.800/lt yang sudah diumumkan secara resmi oleh pemerintah Sabtu (3/9) sore, dinilai sangat membebani armada angkutan umum.

“Makanya kami dari  DPC Organda Ciamis besok (Minggu, 4/9) siang akan berkirim surat ke pihak berwewenang. Kami resmi menolak kebijakan pemerintah yang telah menaikkan harga BBM,” ujar Sekretaris DPC Organda Ciamis, R Ekki Bratakusumah kepada Tribun Sabtu (3/9).

Menyikapi kenaikan harga BBM dengan menaikkan tarif angkutan umum menurut Ekky bukanlah solusi yang tepat.

“Dan malah kenaikkan tarif tersebut akan menjadi simalakama bagi pengusaha angkutan umum,” katanya.

Kenaikan tarif angkutan umum menurut Ekky, tentu akan menambah beban berat bagi masyarakat karena saat ini harga berbagi bahan kebutuhan pokok sedang naik dan mahal.

Sementara kenaikan tarif angkutan umum akan menimbulkan efek beruntun terhadap berbagai kegiatan ekonomi masyarakat. Inflasi akan semakin membubung.

“Disamping itu kenaikan harga BBM, juga akan membuat harga spare part naik. Tentu ini akan menjadi beban bagi pengusaha angkutan umum. Sementara kenaikan tarif angkutan umum akan membuat penumpang berkurang. Itulah dilema simalakama bagi armada angkutan umum bila  tarif angkutan umum naik,” jelas Ekky.

Di Ciamis ada sekitar 480 armada angkot, angdes dan angkutan perbatasan serta 300 armada elf yang akan terdampak langsung kenaikan harga BBM. Belum lagi armada bus tiga perempat, bus AKAP, bus AKDP dan bus pariwisata.

Baca juga: DAFTAR Harga BBM Terbaru Setelah Ada Kenaikan, Pertalite Jadi Rp 10 Ribu/Liter

Tidak hanya menolak kenaikkan harga BBM, menurut Ekky, armada angkutan umum di Ciamis berencana akan mogok operasi mulai Senin (5/9).

“Makanya kami segera, besok melayangkan surat ke pihak berwewenang,” ungkapnya.

Jadi tidaknya rencana mogok operasi tersebut juga tergantung kesepakatan DPC Organda se Jabar dan DPD Organda Jabar.

“Malam ini (Sabtu, 3/9) kami DPC Organda se Jabar akan menggelar pertemuan zoom meeting bersama DPD Organda Jabar,” ujar Ekky.

Pertemuan tersebut katanya untuk menyikapi secara resmi kebijakan pemerintah yang telah menaikkan harga BBM Sabtu (3/9) sore (andri m dani)

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved