Iptu Bayu Sunarti, Sosok Penting Pengungkapan Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak di Sukabumi

Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (Kanit PPA) Polres Sukabumi sudah menyelesaikan ratusan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Penulis: M RIZAL JALALUDIN | Editor: Giri
Tribun Jabar/M Rizal Jalaludin
Iptu Bayu Sunarti saat memberikan bantuan kepada anak-anak di Cikidang. Iptu Bayu Sunarti merupakan Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (Kanit PPA) Polres Sukabumi. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Kabupaten Sukabumi, M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (Kanit PPA) Polres Sukabumi sudah menyelesaikan ratusan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Hal itu dilakukan sejak 2021 hingga pertengahan tahun ini.

Ada sosok penting di sana. Dia adalah Kanit PPA Polres Sukabumi, Iptu Bayu Sunarti.

Sosoknya begitu penting bagi kaum perempuan dan anak, karena ia bertugas memberikan pelayanan perlindungan dari segala bentuk kejahatan terhadap perempuan dan anak.

"Wanita harus mampu berpikir, menganalisis serta mengambil keputusan. Tak luput kodratnya sebagai seorang istri dan ibu, dengan amanat jabatan saya saat ini, insyaallah akan tetap konsisten melindungi hak perempuan dan anak," kata Bayu Sunarti, Kamis (1/9/2022).

Dia mengatakan, sudah sekitar 121 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang berhasil ditangani Unit PPA Satreskrim Polres Sukabumi.

Baca juga: Warga Caringin Sukabumi Digegerkan Bayi Laki-Laki di Teras Rumah, Terbungkus Sarung dan Berkaus Kaki

Baru-baru ini, pihaknya berhasil mengungkap kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) wanita hamil yang dijanjikan dipekerjakan di Uni Emirat Arab.

Untuk meminimalisasi adanya tindak kejahatan atau kekerasan terhadap perempuan dan anak, terutama di lingkungan keluarga, ia mengimbau agar para orang tua untuk menanamkan kegiatan positif.

"Perkuat pendidikan agama guna membentuk karakter yang positif. Memperkuat hubungan orang tua dan anak, meluangkan waktu untuk saling bercerita," ujarnya.

Bayu mengatakan, unit PPA selalu terbuka menerima pengaduan dari masyarakat jika menemukan tindak pidana kekerasan terhadap perempuan dan anak.

"Jika ada masyarakat yang menemukan kejahatan bisa menghubungi nomor pengaduan (0266) 434105/110," ucap Bayu Sunarti.

Baca juga: Belasan Domba Milik Warga Sukabumi Dicuri, Ada Hewan Ternak yang Mati, Polisi Bakal Berpatroli

HUT Polwan

Hari ini, Kamis (1/9/2022), diperingati sebagai hari ulang tahun (HUT) ke-73 polisi wanita (polwan).

HUT polwan merupakan peringatan lahirnya sosok polisi wanita Indonesia yang didirikan pada 1 September 1948 di Bukittinggi, Sumatera Barat.

Tujuan didirikan polisi wanita Indonesia ini untuk membantu penanganan dan penyelidikan kasus kejahatan yang melibatkan anak-anak dan wanita. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved