Sambangi Bupati Garut, IA ITB Jabar dan Rumah Amal Bahas Penanganan Stunting Hingga Pendidikan

IA ITB Jabar dan Rumah Amal Salman saat menyambangi Bupati Garit membahas penanganan stunting hingga pendidikan

Editor: Siti Fatimah
istimewa
Ikatan Alumni ITB Jawa Barat (IA ITB Jabar) dan Rumah Amal Salman saat berkunjung ke Bupati Garut di Pemkab Garut, Senin (29/8/2022). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG – Puluhan ribu anak balita di  Garut  mengalami stunting.  Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Garut  dilaporkan, hingga Juni 2022, sebanyak 90 persen telah dilakukan penimbangan dan 16 persen di antanya mengalami stunting.

Tingginya angka tersebut menjadi salah satu bahasan yang disampaikan oleh Ikatan Alumni ITB Jawa Barat (IA ITB Jabar) ketika bertemu dengan Bupati  Garut , Rudy Gunawan, Senin, (29/8/2022).

Ketua IA ITB Jabar, Jalu Priambodo menyampaikan desa memegang peranan penting dalam upaya pencegahan stunting.

Baca juga: Rumah Amal Salman Kumpulkan Rp 22.9 M dari Zakat, Infaq dan Sodaqoh, Ini Peruntukannya

Bersama dengan Rumah Amal Salman, Jalu menyampaikan, salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan perangkat desa adalah dengan menyediakan sumber pangan bagi warga desa. 

Program yang pernah dikolaborasikan bersama Rumah Amal Salman adalah dengan memanfaatkan lahan desa untuk ditanami buah-buahan seperti alpukat dan mangga.

Juni lalu, Rumah Amal dan IA ITB Jabar sudah melakukan penanaman pohon alpukat pertamanya di Desa, Cimareme, Banyuresmi, Garut. 

Kegiatan yang dinamai kebunamal.id ini bisa menunjang kemandirian di desa, khususnya Garut.

Selain kegiatan tersebut, pada bulan Juli, Rumah Amal juga menyerahkan bantuan rendang ke Desa Karyasari, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut untuk mencegah stunting pada anak.

Sebanyak 75 paket rendang siap saji setidaknya telah bermanfaat untuk 40 KK yang mengalami stunting.

Rumah Amal juga ikut terlibat dalam penyerahan bantuan untuk warga yang terkena bencana banjir ketika masa tanggap darurat bulan Juli lalu.

Dalam kunjungan tersebut, Rumah Amal juga mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan program-program unggulan seperti beasiswa.

Baca juga: Rumah Amal Salman Kembangkan Asisten Amal Virtual untuk Permudah Bayar Zakat Hingga Infaq

Direktur Rumah Amal Salman, Agis Nurholis menyampaikan bahwa salah satu strategi untuk bisa berkontribusi meningkatkan kondisi ekonomi masyarakat Garut yakni melalui pendidikan.

Rumah Amal Salman memberikan ruang beasiswa dari level sekolah dasar hingga kuliah.

Beberapa warga Garut juga ada yang menjadi penerima manfaat Beasiswa Perintis di Rumah Amal Salman.

Harapannya setelah lulus kuliah, kemudian bekerja, mereka bisa memutus rangkai kemiskinan di keluarganya sehingga kondisi ekonominya bisa meningkat.

“Adanya silaturahim ini semoga bisa terjalin kolaborasi antara Rumah Amal Salman, IA ITB Jabar, dan Pemerintah Daerah Garut ke depannya. Dengan misi yang sama semoga bisa membantu berkontribusi untuk meningkatkan kualitas, baik di bidang ekonomi, pendidikan, ataupun sosial masyarakat di daerah Garut,” kata Agis.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved