Doa Harian

Peringatan Rasulullah SAW untuk Umatnya yang Anggap Bulan Safar sebagai Bulan Sial, Baca Doa Ini

Berikut inilah peringatan Rasulullah SAW untuk umatnya yang menganggap Bulan Safar sebagai bulan sial, termasuk dosa besar, dianjurkan membaca doa ini

Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Hilda Rubiah
ireland-calling.com
Ilustrasi - Peringatan Rasulullah SAW untuk Umatnya yang Anggap Bulan Safar sebagai Bulan Sial, Baca Doa Ini 

TRIBUNJABAR.ID - Berikut inilah peringatan Rasulullah SAW untuk umatnya yang menganggap Bulan Safar sebagai bulan sial.

Selama ini, masih tak jarang kita menjumpai orang-orang yang menganggap bulan tertentu bulan sial, termasuk di Bulan Safar.

Tak terkecuali di Indonesia, masih banyak tersebar di kalangan masyarakat keyakinan bulan sial tersebut.

Seperti menghindari pernikahan, aqiqah hingga terkarangnya bepergian saat Bulan Safar.

Ternyata keyakinan tersebut sudah terjadi sejak zaman Rasulullah SAW di mana orang jahiliyah, Bangsa Arab yang menganggap Bulan Safar sebagai bulan sial.

Baca juga: Sejarah Bulan Safar Dianggap Bulan Sial, Ada 10 Peristiwa Penting dalam Islam Terjadi di Bulan Safar

Sementara itu dalam Islam, menganggap bulan tertentu tertentu sial hukumnya syirik.

Bahkan sudah jelas ada peringatan Rasulullah SAW yang melarang akan keyakinan tersebut.

Karenanya menggap Bulan Safar sebagai bulan sial termasuk perbuatan syirik.

Perbuatan syirik adalah itikad menyamakan sesuatu selain Allah atau menyekutukan Allah.

Termasuk memalingkan bentuk ibadah dan ketentuan selain hal yang ditentukan Allah SWT.

Diketahui perbuatan syirik adalah satu di antara dosa besar yang tak diampuni Allah SWT.

Allah SWT telah berfirman dalam Al Quran Surat An Nisa : 48.

إِنَّ اللَّهَ لا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ

Yang artinya, “Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya.” (QS. An Nisa : 48).

Dalam ayat tersebut dijelaskan, seseorang berjumpa Allah dalam keadaan musyrik maka tidak ada harapan baginya untuk mendapatkan ampunan Allah.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved