Perintah Sesat Dukun Palsu di Pekalongan, Tipu Janda, Suruh Lakukan Ritual Inses dan Sadis Ini
Tak hanya menipu korban, dukun palsu ini pun memberikan perintah sesat nan jahat pada korban.
Kapolres Pekalongan, AKBP Arief Fajar Satria membeberkan modus yang digunakan pelaku untuk memperdaya pasiennya.
Pelaku meminta korban untuk melakukan ritual nyeleneh dengan maksud untuk membersihkan aura yang negatif.
Baca juga: Dukun Palsu Nodai Gadis 16 Tahun, Berdalih Akan Beri Mantra ke Kemaluannya
Ritual berupa hubungan badan sedarah alias inses antara korban dengan anak kandungnya dan memotong anggota tubuh.
Pelaku juga meminta korban merekam saat mandi untuk mengirim videonya ke pelaku.
"Salah satu caranya ialah memotong (maaf) puting payudara, berhubungan intim dengan anaknya, dan mandi yang semuanya harus divideokan," urai Arief.
Arief menyebut, ritual-ritual itu hanya modus pelaku untuk menipu korban.
Kondisi korban dan sang anak
Polres Pekalongan berkoordinasi dengan Dinas Perlindungan Perempuan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Pekalongan terkait kasus ini.
Kabid DP3A Kabupaten Pekalongan, Cicih Eko Atmwati menjelaskan kondisi korban dan sang anak sudah membaik.
Kini anak korban berada di pondok pesantren.
"Anaknya kita dampingi karena sekarang di pondok pesantren, sementara ibunya juga kita dampingi dan kondisinya sudah membaik," ucap Cicih.
Baca juga: Bermodus Keluarkan Paku dari Kepala, Dukun Palsu Rudapaksa Pasiennya
Pengakuan pelaku
Afrizal di hadapan polisi mengakui segala perbuatannya.
Ia berdalih melakukan penipuan kepada korban karena himpitan ekonomi.
Afrizal sehari-hari bekerja sebagai penjual ikan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/afrizal-29-tersangka-dukun-palsu-yang-tipu-janda.jpg)