Kasus HIV/AIDS di Bandung Tinggi, Yana Minta Pengidap Berobat Gratis, Pemkot Upayakan Pencegahan

Wali Kota Bandung Yana Mulyana meminta pengidap HIV/AIDS berobat ke puskesmas. Namun pengidap yang cenderung tertutup menjadi masalah tersendiri

Tribun Jabar / Muhammad Nandri Prilatama
Wali Kota Bandung, Yana Mulyana meminta pengidap HIV/AIDS segera berobat ke puskesmas. Namun pengidap yang cenderung tertutup menjadi masalah tersendiri sehingga Pemkot akan melakukan upaya soal pencegahan HIV/AIDS di Bandung. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Wali Kota Bandung Yana Mulyana meminta pengidap HIV/AIDS segera berobat ke puskesmas terdekat agar mendapatkan obat ARV gratis.

Namun pengidap HIV/AIDS yang cenderung tertutup, kata Yana, menjadi masalah tersendiri sehingga data pengidap kemungkinan bisa lebih besar.

Data real pengidap HIV/AIDS yang merupakan warga Kota Bandung bisa lebih besar dari data yang dikeluarkan Komisi Penanggulangan AIDS Kota Bandung, yakni sebanyak 5.943 orang.

Pengidap HIV/AIDS, kata Yana, cenderung tertutup sehingga Yana tak menyalahkan terkait pendataan tersebut.

"Kasus HIV/AIDS kan seperti gunung es. Mereka cenderung lebih tertutup dan jarang yang mau terbuka bahwa dia pengidap. Tapi, yang jelas ini perhatian buat kami," ujarnya saat ditemui di Balai Kota, Jumat (26/8/2022).

Pemkot Bandung, kata Yana, akan segera melakukan upaya soal pencegahan HIV/AIDS dengan mengundang dinas terkait untuk merumuskan persoalan tersebut.

"KPA dalam waktu dekat akan segera melakukan rapat koordinasi. Nah dinas-dinas terkait akan diundang, misal untuk mengencarkan sosialisasi bagaimana penanganan penyakit menular ini. Dinas Kesehatan Kota Bandung tentu sudah memiliki upaya-upaya ini," ujar Yana. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved