Cycling de Jabar Pantai Palangpang, Destinasi Wisata Menarik yang Masuk UNESCO Global Geopark

Pantai Palangpang di Ciemas, Kabupaten Sukabumi akan menjadi titik start dalam kegiatan Cycling De Jabar, yang berlangsung pada 27-28 Agustus 2022.

TRIBUNJABAR.ID/MUHAMAD SYARIF ABDUSSALAM
Pantai Palangpang di Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi akan menjadi titik start dalam kegiatan Cycling De Jabar, yang berlangsung pada 27-28 Agustus 2022. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pantai Palangpang di Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, kini semakin berkembang.

Palangpang akan menjadi titik start dalam kegiatan bertajuk Cycling De Jabar, yang berlangsung pada 27-28 Agustus 2022.

Pantai yang masuk dalam zona utama UNESCO Global Geopark (UGG) tersebut kini semakin banyak dikunjungi wisatawan Nusantara, maupun mancanegara sejak ditetapkan sebagai Taman Bumi Global oleh UNESCO pada April 2018.

"Alhamdulillah, sejak 2018 perekonomian di sini terus meningkat dirasakan masyarakat dengan semakin banyaknya pengunjung yang datang," kata pengurus Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kabupaten Sukabumi Mudrika di Kabupaten Sukabumi, Jumat (26/8/2022).

Menurut Mudrika, hingga saat ini ada sekitar 2.000 kamar untuk menginap wisatawan, terdiri dari hotel, bungalo, dan rumah tinggal (homestay).

"Yang lebih banyak di sini justru homestay. Pemiliknya kebanyakan mantan TKI yang sekarang mengelola homestay. Penghasilan mereka justru lebih besar dibanding jadi TKI," ujarnya.

Selain itu para nelayan yang tadinya hanya mengandalkan menangkap ikan, mereka kini juga mempunyai usaha sampingan menyewakan perahu wisata untuk menyeberang ke pantai pasir putih.

Namun Mudrika juga mengatakan masih banyak yang harus dibenahi terutama di kawasan Pantai Palangpang, di antaranya fasilitas umum untuk sanitasi seperti toilet yang memadai, dan infrastruktur lainnya.

"Terutama masalah sampah di kawasan pantai, kita belum memiliki alat berat untuk membersihkan sampah, karena kebanyakan sampah datang dari laut. Kalau sampah kecil masih bisa dibersihkan secara manual," jelas Mudrika.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved