Harga Telur Ayam di Pasar Ciamis Terus Melambung, Hari Ini Rp 31 Ribu/Kg

Dalam seminggu ini harga telur ayam ras tingkat eceran di Pasar Ciamis terus naik membubung.

Penulis: Andri M Dani | Editor: Ravianto
Tribun Jabar/Deanza Falevi
Seorang pedagang telur di Pasar Baru, Bandung. di Pasar Ciamis, harga telur ayam ras menyentuh Rp 31 ribu/kg, Kamis (18/8/2022). 

TRIBUNJABAR.ID,CIAMIS – Dalam seminggu ini harga telur ayam ras tingkat eceran di Pasar Ciamis terus naik membubung.

Harga telur ayam yang seminggu lalu masih di kisaran Rp 27.000-Rp 28.000/kg, sehari setelah HUT ke-77 Proklamasi RI, Kamis (18/8) sudah menembus angka Rp 31.000/kg.

“Hari ini harga eceran (telur) sudah tembus angka Rp 31.000/kg. Seminggu lalu masih Rp 28.000/kg,” ujar H Anas, pedagang beras, kelontong dan telur ayam di Pasar Subuh Ciamis kepada Tribun Kamis (18/8).

Naik membubungnya harga telur ayam tersebut menurut Anas terutama tingginya daya serap pasar untuk kebutuhan bansos.

“Sekarang lagi banyak permintaan telur untuk bansos,” katanya.

Selain itu  juga karena terbatasnya stok telur akibat kurangnya populasi ayam petelur.

Akibat tingginya harga pakan dan pulet (DOC ayam petelur) banyak peternak yang enggan mengisi kandang sehingga populasi ayam petelur terbatas. Yang tentu berdampak terhadap ketersedian telur.

“Tidak hanya DOC, harga pulet (ayam petelur usia 13 minggu atau juga disebut dara)  juga mahal,” jelas Anas.

Terbatasnya hasil panen dari peternak tersebut katanya membuat pasokan telur ke pasar eceran menurun drastis.

“Pasokan telur ke pasar sekarang tersendat. Tersendat sekali. Dalam seminggu ini pasokan ke kios hanya setengah dari kondisi normal. Ada penurunan pasokan sampai 50 persen,” katanya.

Anjloknya pasokan tersebut telah memicu terjadinya kenaikan harga telur di pasar eceran.

 Di tingkat peternak, ternyata harga telur juga naik secara signifikan. Dalam seminggu ini harga  yang semula hanya Rp 25.000/kg naik jadi Rp 28.500/kg.

“Hari ini  sudah naik lagi jadi Rp 29.000/kg untuk pembelian partai besar (petian). Sementara harga kiloan normal di kandang Rp 30.000/kg,” ujar H Kuswara Suwarman, sekretaris Perkumpulan Peternak Ayam Petelur (P2AP) yang juga pengelola peternakan Tanjung Mulya Grup Panumbangan kepada Tribun Kamis (18/8).

Dalam kondisi normal Tanjung Mulya Group setiap hari produksi telurnya mencapai 400 peti per hari. Atau sekitar 6 ton  telur/hari (tiap peti rata-rata berkapasitas 15 kg telur). Telur dari Tanjung Mulya group tersebut memasok kebutuhan pasar lokal di Ciamis, Banjar, Tasikmalaya serta juga Bandung (andri m dani) 

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved