Antisipasi Terulangnya Kecelakaan Maut, Polisi Pasang Rambu di Jalur Tengkorak Panjalu-Panumbangan

Polisi dari Polres Ciamis dan Polsek Panumbangan memasang rambu imbauan di jalur tengkorak Panjalu-Panumbangan.

Penulis: Andri M Dani | Editor: taufik ismail
zoom-inlihat foto Antisipasi Terulangnya Kecelakaan Maut, Polisi Pasang Rambu di Jalur Tengkorak Panjalu-Panumbangan
Dok Polsek Panumbangan
Sejumlah spanduk berupa imbauan dipasang di Jalan Raya Panjalu-Panumbangan di titik-titik rawan kecelakaan. Spanduk imbauan tersebut dipasang jajaran Polsek Panumbangan Rabu (17/8/2022).

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS - Bertepatan dengan peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan RI, Rabu (17/8/2022) jajaran Satlantas Polres Ciamis dan Polsek Panumbangan memasang rambu-rambu berupa spanduk imbauan di jalur rawan kecelakaan di jalan raya Panjalu-Panumbangan.

Menurut Kapolsek Panumbangan Iptu Ajat Rudiyatun, rambu-rambu imbauan berupa spanduk maupun banner dipasang di titik-titik rawan kecelakaan di ruas jalan raya Panjalu-Panumbangan.

Di antaranya di  Tanjakan Pari, Dusun Paripurna, Desa Payungsari, Panumbangan serta di depan Lapangan Sepak Bola Dusun Sukamanah, Desa Sukakerta.

Isi imbauan atau peringatan yang tercantum di spanduk tersebut berupa: “Kendaraan bak terbuka dilarang mengangkut orang”.

Ada juga yang isinya: “Hati-hati Tikungan Tajam. Hati-hati tanjakan curam”.

Ada pula imbauan “ Gunakan helm ber-SNI”.

Tanjakan Pari merupakan lokasi kecelakaan maut yang melibatkan bus pariwisata yang terjadi Sabtu (21/5/2022).

Bus pariwisata yang membawa rombongan peziarah dari Baleraja Tangerang usai mengunjungi Situ Lengkong Panjalu saat menuju Pamijahan Tasikmalaya mengalami kecelakaan tunggal.

Empat rumah warga porak poranda dihantam bus, 4 mobil dan 3 sepeda motor ringsek.

Tiga orang warga tewas dilokasi berikut seorang penumpang bus. Puluhan penumpang bus mengalami luka-luka.

Kasat Lantas Polres Ciamis AKP Asep Iman Hermawan, mengatakan sebelumnya jajaran Satlantas Polres Ciamis sudah memasang rambu-rambu imbauan serupa di Jalan Raya Cikijing-Sukamantri sekitar belokan turunan, Blok Werkit, Dusun Cimara, Desa Cibeureum, Sukamantri.

Di jalur Jalan Raya Cikijing-Sukamantri di belokan Warung Mbah Godek, Blok Werkit, tersebut telah terjadi kecelakaan maut yang melibatkan mobil bak terbuka yang membawa rombongan keluarga dari Desa Burujul Wetan Jatiwangi Majalengka, Senin (8/8/2022) pagi.

Mobil bak terbuka yang membawa rombongan keluarga yang akan menghadiri syukuran sunatan di Dusun Rumah Lega, Desa Kertamandala, tersebut terbang masuk jurang  di turunan belokan Mbah Godek.

Dari 17 penumpang yang ada dalam mobil bak terbuka nahas tersebut, 7 orang meninggal dunia di lokasi kejadian, seorang meninggal di RSUD Ciamis. Dan seorang lagi korban, yakni seorang bayi berusia 1 tahun menyusul meninggal di RSUD Cideres Majalengka setelah dipindahrawatkan dari RSUD Ciamis.

Selain 9 korban meninggal, 8 penumpang lainnya mengalami luka-luka termasuk pengemudi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved