Sabtu, 9 Mei 2026

Ingat Salman Rushdie? Penulis Buku 'Ayat-ayat Setan' Itu Ditikam Berkali-kali, Begini Kondisinya

Salman Rushdie diserang di panggung dalam sebuah acara di Chautauqua Institute, New York, Amerika Serikat, Jumat (12/8/2022). 

Tayang:
Editor: Hermawan Aksan
Kompas.com
Foto Salman Rushdie saat menghadiri National Arts Awards 2009 yang diselenggarakan Americans for the Arts pada 5 Oktober 2009. Salman Rushdie ditikam saat menghadiri acara sastra di negara bagian New York, Amerika Serikat, Jumat (12/8/2022). 

TRIBUNJABAR.ID - Masih ingat Salman Rushdie? Dia adalah penulis buku The Satanic Verses atau Ayat-ayat Setan yang pernah mendapat ancaman mati dari Iran pada tahun 1980-an.

Kabar terbaru menyebutkan Salman Rushdie diserang di panggung dalam sebuah acara di Chautauqua Institute, New York, Amerika Serikat, Jumat (12/8/2022). 

Salman Rushdie ditikam di lehernya.

Salman Rushdie langsung dilarikan ke rumah sakit dengan helikopter, menurut polisi.

Seperti dikabarkan kantor berita Amerika Serikat Associated Press (AP), pelaku penikaman yang belum diketahui identitasnya telah ditahan.

Lantas, siapa Salman Rushdie?

Dia adalah penulis yang pernah dikecam oleh dunia muslim dan dilarang di banyak negara dengan mayoritas penduduk muslim karena dianggap menghina Nabi Muhammad.

Buku Ayat-ayat Setan dilarang di Iran sejak 1988 dan pada tahun 1989 mantan pemimpin Iran Ayatollah Ruhollah Khomeini mengeluarkan fatwa memerintahkan Rushdie dibunuh.

Iran juga sempat menawarkan imbalan senilai 3 juta dolar AS bagi mereka yang membunuh Salman Rushdie

Seorang jurnalis AP menyaksikan penikaman itu dan mengatakan bahwa serangan itu berlangsung sekitar 20 detik.

Salman Rushdie menghadiri acara diskusi di Chautauqua Institution tentang Amerika Serikat (AS) sebagai tempat suaka bagi para penulis dan seniman di pengasingan dan “tempat kebebasan berekspresi secara kreatif”, menurut situs Chautauqua Institution.

"Salman kemungkinan akan kehilangan satu matanya; saraf di lengannya terputus, dan hatinya tertusuk dan rusak," kata petugas bernama Andrew Wylie dikutip dari kantor berita AFP, seraya menambahkan bahwa Rushdie saat ini tidak dapat berbicara.

Tersangka telah ditahan dan diidentifikasi sebagai Hadi Matar (24) dari Fairfield, New Jersey.

Kemungkinan motif masih belum diketahui.

Sumber: Kompas
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved