Sidang Doni Salmanan

Dua Kali Tak Hadiri Sidang Secara Langsung, Doni Salmanan Minta Izin Berobat di Luar Lapas Jelekong

Doni Salmanan, terdakwa kasus binary option Quotex, dua kali tak mengikuti sidang langsung, Kamis (11/8/2022). Ia pun mengajukan izin berobat di luar

Tribun Jabar/ Lutfi AM
Sidang kedua Doni Muhammad Taufik atau Doni Salmanan, terdakwa kasus binary option Quotex, di Pengadilan Negeri Balebandung, Kamis (11/8/2022). Doni yang dua kali tak hadir sidang sevara langsung, kini mengajukan izin berobat di luar Lapas Jelekong karena sakit asam lambung. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Doni Muhammad Taufik atau yang dikenal Doni Salmanan terdakwa kasus binary option Quotex, dua kali tak mengikuti sidang secara langsung, Kamis (11/8/2022).

Pada sidang kedua ini ia pun mengajukan izin berobat di luar Lapas Jelekong.  

Seperti yang diberitakan, Doni Salmanan tak mengikuti sidang secara langsung, dan mengikuti sidang secara daring karena sakit akibat asam lambungnya yang tinggi.

Pada sidang kedua yang digelar di PN Bale Bandung, dengan agenda pembacaan eksepsi, di akhir sidang sebelum ditutup, Doni Salmanan meminta izin untuk berbicara kepada Hakim.

Saat diizinkan berbicara, Doni Salmanan memohon untuk izin berobat ke luar lapas.

"Saat ini saya teh, asam lambung sangat tinggi kalau sore sampai malam, yang mulia. Kalau misal diizinkan saya mau berobat intensif,  kalau sore itu gak tahan banget yang mulia," ujar Doni Salmanan, saat mengikuti sidang secara daring.

Baca juga: Doni Salmanan Ngaku Sakit Saat Sidang Perdana, Kalapas Jelekong: Enggak Ada Sakit, Sehat-sehat Saja

Sebelumnya, Doni Salmanan, mengaku sudah melakukan pengobatan di klinik yang ada di Lapas Jelekong.

"Saya sudah berobat di klinik di sini sudah minum obat dari sini, tapi obat dari sini cuman 1 jam mereda sakitnya, terus terasa lagi," ucapnya.

Menanggapi hal tersebut, Hakim pun, mengarahkan untuk membuat surat permohonan dan memberikannya ke lapas. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved