Persib Bandung

Ini Rute Long March Ribuan Bobotoh yang Akan Berunjuk Rasa di Graha Persib Bandung

Long march akan warnai aksi unjuk rasa ribuan bobotoh, dalam menyuarakan kekecewaan terhadap hasil minor Persib Bandung dalam tiga laga Liga 1

Penulis: Cipta Permana | Editor: Januar Pribadi Hamel
Tribun Jabar/Deanza F
Long march akan warnai aksi unjuk rasa ribuan bobotoh, dalam menyuarakan kekecewaan terhadap hasil minor Persib Bandung dalam tiga laga terakhir di ajang kompetisi Liga 1 musim 2022/2023. 

Laporan wartawan Tribunjabar.id, Cipta Permana.

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Long march akan warnai aksi unjuk rasa ribuan bobotoh, dalam menyuarakan kekecewaan terhadap hasil minor Persib Bandung dalam tiga laga terakhir di ajang kompetisi Liga 1 musim 2022/2023.

Aksi bertajuk Bandung Lautan Biru: Mari Bung Rebut Kembali tersebut akan dimulai pukul 12.00 WIB, dengan titik kumpul wilayah Saparua dan bergerak menuju Graha Persib yang bertempat di Jalan Sulanjana, Kota Bandung.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Tribunjabar.id, peserta aksi long march yang berjumlah kurang lebih 5.000 orang.

Baca juga: Bobotoh Persib Bandung Sumedang Bermotor Ikut Unjuk Rasa, Ingin Robert Alberts Dipecat Hari Ini

Massa akan mengenakan dress code Biru, dan akan melintasi beberapa ruas jalan di Kota Bandung, seperti Jalan LLRE Martadinata, Jalan Merdeka, dan Jalan Sulanjana.

Maka, bagi para pengendara, diimbau untuk menghindari akses yang beririsan dengan ketiga jalan tersebut, seperti, Jalan Ambon, Jalan Halmahera, Jalan Seram, Jalan Purnawarman, Jalan Dago (Cikapayang), serta Jalan Tamansari.

Sebelumnya, juru bicara Viking Persib Club, Ibro Hendri menjelaskan, bahwa dalam aksi unjuk rasa tersebut, pihaknya hanya akan menyampaikan dua poin tuntutan kepada manajemen dan PT. Persib Bandung Bermartabat.

Pertama, untuk segera memberhentikan Robert Rene Alberts sebagai kursi pelatih Persib.

Kemudian, meminta manajemen dan panitia pelaksana pertandingan, untuk mengubah sistem atau pola penukaran tiket pertandingan kandang Persib Bandung, yang dinilai membebani calon penonton yang akan menyaksikan langsung laga kandang Persib Bandung.

"Kenapa kami menuntut perubahan skema penukaran tiket laga kandang Persib, karena dengan sistem penukaran tiket pada hari H pertandingan, sangat memberatkan teman-teman kita atau calon penonton yang masih dalam kondisi bekerja di akhir pekan," ujarnya saat dihubungi melalui telepon, Senin (8/8/2022).

Maka, dengan situasi tersebut sangat memberatkan, khusus bagi para bobotoh yang hadir dari daerah jauh di luar Bandung.

"Jadi bisa dibayangkan bagaimana situasi bobotoh yang datang dari Sukabumi, Purwakarta, Garut, Tasikmalaya, dan daerah yang jauh dari Bandung lainnya, jika harus mengikuti pola tersebut, jam berapa mereka harus datang ke Bandung," ucapnya.

Terkait rencana aksi, pihaknya terus mengingatkan para calon peserta aksi untuk menyalurkan aspirasinya dalam koridor dan target yang sudah ditetapkan oleh para pengurus Viking Persib Club.

Sehingga, tujuan aksi untuk membenahi masalah, jangan sampai para peserta aksi justru membuat masalah baru dalam aksi tersebut, semisal melakukan pengrusakan terhadap fasilitas umum, yang bukan dari tujuan digelarnya aksi tersebut.

"Kami akan tetap stay di Graha, sampai ada keputusan manajemen terhadap dua poin tuntutan aspirasi kami. Kalau dua hal itu belum terealisasi, kami tidak akan pernah pulang ke rumah masing-masing sampai terealisasi dua hal itu," katanya. (Cipta Permana)

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved