Pengamat Pendidikan Ingatkan Guru Untuk Biasakan Menulis Karya Tulis Ilmiah

Pengamat pendidikan di Universitas Pendidikan Indonesia, Dr Sururi menilai Tenaga pendidik atau guru harus mau menulis di tengah perkembangan teknolog

Editor: Mega Nugraha
Istimewa
Penulisan karya ilmiah untuk guru oleh para pemateri dari UPI 

TRIBUNJABARVIDEO- Pengamat pendidikan di Universitas Pendidikan Indonesia, Dr Sururi menilai Tenaga pendidik atau guru harus mau menulis di tengah perkembangan teknologi informasi.

Selain untuk membantu pengajaran, menulis juga penting untuk merefleksikan sekaligus membagikan pengalaman mengajar yang baik kepada guru yang lain.

"Menulis menjadi cikal bakal perkembangan pengetahuan dan wawasan guru. Motivasi menulis karya ilmiah bagi guru juga menunjang penguasaan kompetensi profesional guru, khususnya penguasaan ilmu pengetahuan di bidangnya masing-masing," kata dia, Jumat (5/8/2022).

Baca juga: Angkat Tema Korupsi, Siswi SMAN 1 Majalengka Juara Satu Kompetisi Karya Tulis Ilmiah se-Kabupaten 

Bahkan, Ketua Prodi Administrasi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan UPI itu menuebut, karir dan jabatan guru dapat meningkat seiring peningkatan keterampilan guru dalam menghasilkan karya tulis yang banyak dan berkualitas.

"Jadi tugas guru bukan hanya mengajar, tetapi harus juga bisa merefleksikan pengalaman mengajarnya dan membagikan penagalaman mengajar. Jadi sangat penting bagi guru untuk bisa menulis dalam bentuk artikel ilmiah," ujarnya.

Dia melibatkan 125 guru pada Juli 2022 untuk sosialisasikan pentingnya menulis karya ilmiah.

"Terutama berupa artikel ilmiah yang di-publish pada jurnal nasional bahkan internasional," kata dia.

Dalam kesempatan itu, hadir juga Dr. Iik Nurulpaik, M.Pd, Dr. Nurdin, M.Pd dan Zaini Hafidh,M.Pd yang memberikan pemahaman soal teknis menulis karya ilmiah.

Kegiatan tersebut juga sebagai bentuk Pengabdian Pada Masyarakat (P2M) Bersama Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia (FIP UPI)

"Kegiatan ini mengusung Model Aktif Tutor Learning dalam Meningkatkan Kemampuan Menulis Artikel Ilmiah Menggunakan Metode Action Research Bagi Guru dan Kepala Sekolah," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved