Bukan Rem Blong, Truk yang Alami Kecelakaan Maut di Pertigaan Rancabango Hanya Gagal Rem

Dari hasil pemeriksaan petugas Dishub Kota Tasikmalaya, musibah yang terjadi Rabu (3/8) siang itu akibat mengalami kegagalan mengerem.

Penulis: Firman Suryaman | Editor: Ravianto
Istimewa/Dok Polres Tasikmalaya Kota
Sepeda milik korban tewas dievakuasi ke mobil dinas Satlantas Polres Tasikmalaya Kota. 

TRIBUNJABAR. ID, TASIKMALAYA - Kasus kecelakaan maut di pertigaan Rancabango Kota Tasikmalaya dimana truk menyeruduk sejumlah kendaraan yang menyebabkan pesepeda meninggal tergilas bukan karena rem blong.

Dari hasil pemeriksaan petugas Dishub Kota Tasikmalaya, musibah yang terjadi Rabu (3/8) siang itu akibat mengalami kegagalan mengerem.

"Itu sebenarnya bukan karena mengalami rem blong, tapi lebih ke gagal pengereman karena rem masih ada," kata Kepala UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor Dishub Kota Tasikmalaya, Rahmat, Kamis (4/8).

Sebelum musibah terjadi, muncul masalah pengereman yang tidak berfungsi maksimal, sehingga sopir berupaya mencari aman dengan banting ke kiri.

Saat banting ke kiri itulah sistem rem berjalan lagi, terbukti dengan adanya tapak ban sepanjang sekitar 10 meter.

Namun saat itulah truk sudah menyeruduk dua sepeda motor serta seorang pesepeda bernama Candra (62), warga Jaan Paseh, yang meninggal di tempat akibat terlindas.

Disebutkannya, truk Mitsubishi Fuso bernopol Z 8456 LF itu diketahui masih layak jalan karena baru dua bulan menjalani KIR.

"Jadi masa uji KIR truk keluaran tahun 1996 itu masih panjang sekitar empat bulan lagi," kata Rahmat, seraya menyebut masa berlaku KIR enam bulan.

 Seorang sopir truk, Saldi (48), memperkirakan kondisi kanvas rem panas. Karena sejak kawasan Gentong hingga Kota Tasikmalaya jalanan rata-rata menurun.

Baca juga: Gagal Rem, Truk Seruduk Sejumlah Kendaraan di Tasikmalaya, Satu Pesepeda Meninggal Dunia

"Truk nahas itu walau terlihat sarat muatan hingga menjulang ke atas sebenarnya ringan karena hanya memuat snack. Sopir pun tampaknya terlena dengan banyak menggunakan rem, tidak dibantu rem mesin," kata Saldi. (firman suryaman)

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved