Senin, 1 Juni 2026

Bupati Indramayu Datangi Sekolah Evan, Bocah yang Ditindih Teman Hingga Tulang Belakangnya Bengkok

Selama dua tahun lamanya, bocah piatu itu harus merasakan sakit parah, berat badannya di usia 10 tahun bahkan hanya tinggal 12 kilogram.

Tayang:
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Ravianto
Foto istimewa/Diskominfo Indramayu
Bupati Indramayu, Nina Agustina saat mendatangi sekolah Evan Fadly di SD Negeri 3 Muntur di Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, Rabu (3/8/2022). Foto istimewa/Diskominfo Indramayu 

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Insiden yang dialami Evan Fadly, bocah 10 tahun di Desa/Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu menyita perhatian banyak pihak.

Bocah dari keluarga tidak mampu itu sudah meninggal dunia pada Sabtu (30/7/2022) kemarin.

Selama dua tahun lamanya, bocah piatu itu harus merasakan sakit parah, berat badannya di usia 10 tahun bahkan hanya tinggal 12 kilogram.

Padahal, Evan sebelumnya sehat seperti anak-anak pada umumnya.

Namun, sejak kejadian ia disleding atau dijatuhkan lalu ditindihi teman-temannya kondisi kesehatan bocah itu mulai terganggu.

Kejadian itu terjadi saat Evan masih duduk di bangku kelas 3 SD pada tahun 2020 lalu dan sejak saat itu ia tidak bisa lagi sekolah.

Tulangnya bengkok, kondisinya diperparah dengan riwayat penyakit TB tulang yang dideritanya.

Bupati Indramayu, Nina Agustina bahkan menyempatkan diri mengunjungi sekolah tempat Evan Fadly menimba ilmu di SD Negeri 3 Muntur.

Di sana, Nina Agustina meminta agar para guru bisa lebih ketat lagi melakukan pengawasan terhadap murid-muridnya.

Baca juga: Kisah Evan Fadly, Tulang Belakang Bengkok Setelah Disleding dan Ditindih Teman, Akhirnya Meninggal

Ia juga meminta kepada pihak sekolah agar lebih teliti dan memiliki catatan penting soal riwayat kesehatan murid jika ada salah satunya yang memiliki penyakit.

"Wali kelas atau kepala sekolah harus memiliki data terkait riwayat anak-anak, jadi pada saat ada isue yang memang sudah menjadi bola api, bapak ibu bisa meng counter," ujar dia berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Tribuncirebon.com, Kamis (4/8/2022).

Nina Agustina juga membantah kabar yang berkembang di media sosial bahwa Evan Fadly merupakan korban bullying.

"Bahwa memang kondisi Evan sakit dan bukan dibully, tetapi memang ada anak yang bermain kemudian jatuh dan menimpa Evan. Akhirnya tercetus triger (red: bullying), ini yang harus menjadi catatan," ujar dia.

Selanjutnya Bupati Nina Agustina juga meminta setiap sekolah untuk kembali mengaktifkan guru bimbingan konseling (BK), sebagai bentuk pengawasan terhadap murid.

"Jadi mohon bantuannya kepada bapak ibu sekolah selain wali kelasnya, aktifkan kembali guru BK untuk memberikan pengawasan kepada anak-anak dan kita mulai untuk Kecamatan Losarang," tambahnya.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved