Minggu, 26 April 2026

Perempuan Garut Jualan Video Asusila

Sosok Caca Garut Alias DCAN, Perempuan yang Jual Video Syur di Instagram, Sering Dipanggil Guru BK

Inilah sosok Caca Garut alias DCAN (20), perempuan jual video syur yang tengah menjadi perbincangan publik, saat sekolah sering dipanggil guru BK

Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Hilda Rubiah
Kolase Tribun Jabar/ Sidqi Al Ghifari
Sosok Caca Garut alias DCAN, perempuan jual video syur di Instagram. DCAN ditangkap polisi dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolres Garut, Senin (1/8/2022). 

TRIBUNJABAR.ID -  Belakangan sosok Caca Garut alias DCAN (20) perempuan jual video syur di Instagram ini tengah menjadi perbincangan publik.

DCAN ditangkap polisi karena aksinya nekat menjual video syur miliknya secara terang-terangan kepada warganet.

Ia sempat viral dan terendus polisi hingga akhirnya ia ditangkap di Bandung.

DCAN ditangkap polisi di salah satu apartemen yang berada di kawasan Cihampelas, Kota Bandung.

Baca juga: Viral Perempuan Garut Jual Video Syur, Guru yang Mengajar Caca Garut Tak Tega, Minta Segera Bertobat

Hal ini sebagaimana sudah dikonfirmasi Kasat Reskrim Polres Garut, kepada Tribunjabar.id.

"Pelaku sudah kami tangkap," ujar Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Dede Sopandi kepada Tribunjabar.id, Senin (1/8/2022).

Saat ini, Caca Garut sudah diamankan dan tengah menjalani proses hukum di Polres Garut.

Bahkan kasus Caca Garut, perempuan jual konten video syur ini pun menjadi sorotan warganet.

Tak sedikit yang menyamakan kasus video asusila Caca Garut dengan kasus Vina Garut.

Lalu, seperti apa sosok Caca Garut tersebut?

Diketahui, Caca Garut berinisal DCAN masih berusia 20 tahun.

Ia merupakan warga Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Di telusuri dari Instagram pribadinya, perempuan jual konten pornografi itu juga bak selebgram.

Ia memiliki belasan ribuan pengikut di Instagram

Caca Garaut memiliki 3 akun Instagram.

Satu di antara akunnya yang paling aktif sudah diikuti oleh 19,4 ribu pengikut.

Seorang warga Garut saat memperlihatkan akun Instagram yang diduga memperjual belikan konten pornografi.
Seorang warga Garut saat memperlihatkan akun Instagram yang diduga memperjual belikan konten pornografi. (Tribun Jabar/ Sidqi Al Ghifari)

Baca juga: Setelah Vina Garut Kini Muncul Caca Garut, Bupati Minta Maaf, Ajak Tak Permalukan Diri Demi Konten

Nakal Sejak Sekolah

Ternyata video syur Caca Garut tak hanya menggemparkan warga Garut, melainkan juga teman sekolahnya.

Seorang temannya berinisial NE (20) mengaku mengungkap pemilik akun Instagram yang menjual konten pornografi tersebut tak lain teman sekolahnya.

NE (20) mengaku teman dekat DCAN semasa duduk di bangku sekolah menengah atas (SMP).

NE mengatakan cukup kaget saat mendengar DCAN viral di media sosial.

"Enggak nyangka sih kaget kok viral, D itu teman sekelas saya pas sekolah. Saya merasa prihatin," ujarnya kepada Tribunjabar.id melalui sabungan telepon, Minggu (31/7/2022) malam.

NE juga mengungkap sosok Caca Garut temannya itu dikenal nakal sejak sekolah.

Ia menuturkan DCAN atau Caca Garut sering dipanggil guru BK (guru bimbingan konseling) karena kerap melanggar aturan sekolah.

Menurutnya NE, DCAN juga sering bergaul dengan teman-teman yang berumur lebih tua darinya.

Tak hanya nakal saat di SMP, ternyata DCAN juga masih melanggar aturan di SMA.

Setelah lulus SMP, DCAN diketahui melanjutkan sekolah di salah satu SMA di Kecamatan Cibatu.

Menurut NE, Caca Garut tidak melanjutkan pendidikannya karena drop out.

Ini isi unggahan pelaku yang diduga menjual konten pornografi.
Ini isi unggahan pelaku yang diduga menjual konten pornografi. (Tangkapan Layar Instagram)

Hal yang mengejutkannya, ternyata di usia muda Caca Garut itu sudah memiliki anak.

Dari informasi yang didapatkan, sang anak bahkan masih balita berusia dua tahun.

Baca juga: DCAN Ibu Muda Asal Garut yang Jual Video Syur Pribadi Ditangkap, Jual Kontennya Seharga Rp 300 Ribu

Viral Sebelum Ditangkap Polisi

DCAN atau Caca Garut ditangkap polisi di salah satu apartemen yang berada di kawasan Cihampelas, Kota Bandung.

Dalam pemeriksaannya, Caca Garut diminta tentang aktivitasnya di Instagram yang menjual konten pornografi.

Tak hanya menjual, Caca Garut juga menampilkan beberapa video miliknya di Instagram.

Sebelum ditangkap, Caca Garut viral karena video syur pribadinya menjadi buah bibir warga Garut.

Warga pun curiga wanita yang diinisalkan Caca Garut itu menjual video syur pribadinya di Instagram.

Bahkan dalam salah satu postingan, di Instagramnya Caca Garut menuliskan penawaran bahwa dirinya menjual konten video syur pribadi.

Hingga akhirnya penawarannya tersebut tersebar di lini masa media sosial, tak hanya di Instagram tapi juga merambah ke jejaring WhatsApp.

Pantauan Tribunjabar.id, akun Instagram yang berinisial CC itu memiliki tiga akun Instagram berbeda dengan belasan ribu pengikut.

Salah satu akun yang paling aktif sudah diikuti oleh 19,4 ribu pengikut.

Terdapat beberapa unggahan yang menampilkan unggahan dengan busana terbuka.

Harga Video Syur Caca Garut

Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono mengungkap aksi nekat Caca Garut saat menjual konten pornografi di Instagram tersebut.

DCAN atau pelaku kerap melakukan live streaming untuk menggaet para pengikutnya agar tertarik membeli video asusila miliknya.

Saat live streaming yang dilakukan Caca Garut mengenakan busana hampir telanjang.

"Sehingga menarik konsumennya untuk melakukan direct massage, dari direct massage itu pelaku menawarkan sejumlah layanan, kalo misalnya mau video full telanjang seperti itu ada biaya tambahan," ujarnya saat konferensi pers kasus tersebut.

Ia menuturkan, harga yang ditawarkan pelaku kepada konsumennya senilai Rp 300 ribu per video.

Baca juga: FAKTA-fakta Caca Garut, Janda Muda yang Jual Konten Syur di Medsos, Saat Live Wajahnya Menggoda

Dari hasil pendalaman, terdapat ratusan akun yang melakukan transaksi jual beli video asusila.

Setelah konsumen mengirimkan sejumlah uang, pelaku kemudian mengirimkan video pribadinya melalui aplikasi lain yaitu Telegram.

"Termonitor juga transaksi di medsosnya, ada juga yg menginginkan 7 video jadi Rp 2,1 juta, dia kirim melalui aplikasi yang lain," ucapnya.

AKB Wirdhanto Wirdhanto Hadicaksono mengatakan, pelaku menghasilkan pundi-pundi rupiah dari aktifitasnya yang dijalankan dalam kurun waktu dua bulan terakhir.

Pelaku melakukan kegiatan tersebut lantaran tidak memiliki pekerjaan tetap sehingga memilih menjadi selebgram dengan menaikan popularitas.

"Setelah kami dalami motivasi dari yg bersangkutan, dulu memang pernah menikah dan sudah bercerai sejak 2018, memiliki anak, ia merupakan ibu rumah tangga tidak memiliki pekerjaan lain," ungkapnya.

Artikel ini diolah dari laporan kontributor Tribunjabar.id di Garut, Sidqi Al Ghifari

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved