Dari 23 Juta Kendaraan di Jabar, yang Bayar Pajak Baru 11 Juta, Ini Imbauan Ridwan Kamil

Lebih dari 50 persen pemilik kendaraan di Jawa Barat belum membayar pajak kendaraan bermotor.

Tribun Jabar/M Rizal Jalaludin
warga saat membayar pajak kendaraan di Samsat keliling. Gubernur Jabar mengatakan kesadaran warga Jabar bayar pajak kendaraan perlu ditingkatkan. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan baru 11 juta kendaraan bermotor di Jawa Barat yang telah membayar Pajak Kendaraan Bermotor.

Padahal totalnya, ada 23 juta unit kendaraan bermotor di Jawa Barat.

"Dari 23 juta kendaraan, baru 11 jutaan yang membayar pajak, yang artinya kurang dari 50 persen," kata Ridwan Kamil seusai menghadiri Sosialisasi Penerapan UU Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 74 dan menerima Kunjungan Kerja dan Sosialisasi Tim Pembina Samsat Nasional, di Gedung Sate Bandung, Selasa (2/8/2022).

Ia pun mengimbau kepada seluruh masyarakat agar taat membayar pajak kendaraan bermotor karena ada manfaat besar yang bisa dirasakan jika masyarakat patuh membayar pajak.

"Semua dana pembangunan datang dari pajak, khususnya infrastruktur jalan, jembatan, fly over, itu dibiayai dari pajak kendaraan bermotor, kan," kata Ridwan Kamil.

Kedisiplinan masyarakat Jawa Barat dalam hal membayar pajak kendaraan yang masih rendah mendorong pihaknya mengeluarkan banyak inovasi.

"Termasuk mengingatkan bahwa sampai bulan Januari bagi yang tidak meregister ulang kendaraan itu ya, itu akan dianggap bodong setelah Januari 2023. Jadi manfaatkan registrasi ulang, itu sampai Januari bayar pajaknya," kata dia.

Dalam kesempatan tersebut pihaknya juga menyinggung tentang wacana penghapusan atau pemutihan pajak kendaraan bermotor seperti membebaskan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) tahap dua.

"Kemudian sedang ada wacana ya, biaya balik nama itu akan dihilangkan untuk tahap dua. Jadi kalau anda beli mobil bekas dari seseorang nah, itu enggak usah bayar. Tapi itu belum jadi keputusan resmi sedang dikaji, mudah- mudahan jadi hadiah buat warga di Indonesia khususnya di Jawa Barat," kata dia.

Ia mengatakan pendapatan daerah Jawa Barat dari pajak kendaraan bermotor, yang masih sebanyak dari 50 persen dari seharusnya mencapai Rp 17 triliun.

"Potensinya kita dengan kurang dari 50 persen orang banyak hanya Rp 17 triliun. Bayangkan kalau semuanya bayar, kan, naik ke Rp 30 triliun, uangnya kan pasti bisa buat ngaspal jalan, bikin jembatan dan lain sebagainya," kata dia.

Baca juga: Kabar Gembira bagi Penunggak Pajak Kendaraan Bermotor di Jawa Barat, Ada Pemutihan, Catat Tanggalnya

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved