Jejak Soekarno

Menjelang HUT RI, Ini Dia Jejak Karya Bung Karno Sebagai Arsitek di Bandung, Ada yang Jadi Hotel

Ini sejumlah jejak karya Soekarno di Bandung yang hingga kini bangunannya masih berdiri kokoh.

Editor: taufik ismail
Komunitas Aleut Bandung
Rumah karya Soekarno di bagian selatan pendopo Kota Bandung di Jalan Dalem Kaum yang dibangun pada tahun 1935. 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Rezeqi Hardam Saputro

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Bulan Agustus diperingati sebagai momen lahirnya atau kemerdekaan Bangsa Indonesia.

Proklamasi kemerdekaan Indonesia dilangsungkan di Jakarta, tanggal 17 Agustus 1945.

Adalah Soekarno dan Muhammad Hatta yang kala itu mewakili Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya.

Soekarno yang pernah tinggal di Bandung kala kuliah di Technische Hoogeschool meninggalkan banyak jejak arsitektur.

Bangunan-bangunan karya Soekarno itu bahkan banyak yang masih berdiri kokoh hingga saat ini.

Di antaranya adalah Gedung GKPRI yang kini menjadi hotel serta bagian selatan pendopo Kota Bandung di Dalem Kaum.

Ternyata Presiden Soekarno atau Bung Karno sempat membuka biro arsitek setelah menyelesaikan pendidikannya di Technische Hoogeschool atau sekolah Teknik Tinggi atau sekarang bernama Institut Teknologi Bandung.

Setelah menyelesaikan pendidikannya sekira tahun 1926, Presiden Soekarno sempat mebuka sebuah biro arsitek bersama teman-temannya.

"Iya Soekarno pernah bikin biro arsitek dan mendirikan beberapa bangunan di Kota Bandung," ujar Tito Zeni Asmara Hadi, cucu dari Ibu Inggit Garnasih saat ditemui wartawan TribunJabar.id, Kamis (17/8/2017) silam.

Hingga saat ini bangunan-bangunan karya presiden pertama Republik Indonesia tersebut masih dapat ditemukan di Kota Bandung.

Berikut sejumlah jejak Soekarno di Bandung berupa bangunan  yang masih berdiri kokoh dan dapat ditemukan di Kota Bandung.

Rumah karya Soekarno di Jalan Kasim, Kota Bandung.
Rumah karya Soekarno di Jalan Kasim, Kota Bandung. (TRIBUNJABAR.CO.ID/REZEQI HARDAM SAPUTRO)

1. Deretan rumah di Jalan Kasim No. 6, 8, dan 10.

Rumah karya Soekarno yang dibangun pada tahun 1925 ini, kini tempati oleh warga sipil biasa.

Rumah ini tampak begitu terawat, atap dan beberapa bentuk bangunan tidak pernah mengalami perubahan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved