INI Dia DCAN, Wanita Muda Asal Garut yang Jual Video Syur Dirinya di IG, ''Ada yang Mau Konten?''
Polisi menangkap pelaku yang diduga menjual video syur dirinya di media sosial.
Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: taufik ismail
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari
TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Seorang wanita muda asal Garut yang diduga memperjualbelikan video syur pribadi di akun Instagram akhirnya ditangkap polisi.
Pelaku berinisial DCAN (20) warga Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
"Pelaku sudah kami tangkap," ujar Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Dede Sopandi kepada Tribunjabar.id, Senin (1/8/2022).
Pelaku diketahui saat ini masih diperiksa di Polres Garut untuk dimintai keterangan lebih lanjut tentang aktifitasnya di Instagram miliknya yang diketahui menampilkan konten pornografi.
Dede tidak menjelaskan secara rinci peran DCAN dalam kasus tersebut.
"Nanti keterangan lebih lanjut akan kita liris," ucapnya.
DCAN diketahui ditangkap di satu apartemen yang berada di kawasan Cihampelas, Kota Bandung.
Sebelumnya pelaku viral dan jadi buah bibir warga Garut.
Pelaku diduga memperjual belikan konten syur di akun Instagram pribadinya.
Dalam salah satu unggahannya, pemilik akun menuliskan penawaran bahwa ia menjual konten video syur pribadi.
Videonya tersebar di lini masa medsos dan jejaring WhatsApp.
Pantauan Tribunjabar.id, akun Instagram yang berinisial CC itu memiliki tiga akun Instagram berbeda dengan belasan ribu pengikut.
Salah satu akun yang paling aktif sudah diikuti oleh 19,4 ribu pengikut. Terdapat beberapa unggahan yang menampilkan unggahan dengan busana terbuka.
"Ada yang mau beli konten ga?" katanya dalam salah satu unggahan.
Pemilik akun diketahui berinisial D (20) alias CC.
Informasi tersebut diungkapkan oleh NE (20) salah satu teman dekat D semasa duduk di bangku sekolah menengah atas (SMP).
NE mengatakan cukup kaget saat mendengar D viral di media sosial.
"Enggak nyangka sih kaget kok viral, D itu teman sekelas saya pas sekolah. Saya merasa prihatin," ujarnya kepada Tribunjabar.id melalui sabungan telepon, Minggu (31/7/2022) malam.
Ia menuturkan D memang kerap dipanggil oleh guru bimbingan konseling (BK) karena sering melanggar aturan sekolah.
Menurutnya D juga sering bergaul dengan teman-teman yang berumur lebih tua darinya.
"Yang saya ingat, D sering dipanggil guru, sering dinasehati karena melanggar aturan sekolah," ucapnya.
Setelah lulus, D diketahui melanjutkan sekolah di salah satu SMA di Kecamatan Cibatu.
Namun menurutnya D tidak melanjutkan pendidikannya karena drop out.
"Setelah itu saya tidak berkomunikasi dengannya, yang teman-teman tahu dia sudah memiliki anak, masih kecil mungkin usia dua tahunan," ucapnya.
NE berharap temannya itu bisa mengambil hikmah atas kejadian yang menimpanya.
"Tidak ada kata terlambat, semua teman-teman mendoakan juga semoga banyak hikmah," ucapnya.
Baca juga: Perempuan Garut Penjual Video Panas Milik Sendiri Ditangkap di Bandung
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Pelaku-Penjual-Konten-Garut.jpg)