Wanita Muda di Pangandaran Dirikan Wisata Mini Zoo, Berawal Melihat Hewan Liar Banyak yang Mati
Berawal dari mimpi dan melihat banyaknya hewan liar yang mati, wanita muda di Pangandaran mendirikan tempat wisata berupa mini zoo, Zeround Edu Park
Penulis: Padna | Editor: Darajat Arianto
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna
TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Berawal dari mimpi dan melihat banyaknya hewan liar yang mati, wanita muda di Pangandaran mendirikan tempat wisata mini zoo yang dinamakan Zeround Edu Park.
Wanita muda ini bernama Vina Ramadhan (29) yang merupakan owner taman Zeround Edu Park di Dusun Sinargalih RT 1/9, Desa Cibenda, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran.
Taman Zeround Edu Park ini merupakan tempat wisata baru yang juga bersifat edukatif di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.
Vina menyampaikan, untuk perkembangan wisata Zeround Edu Park dalam kegiatan door to door ke sekolah - sekolah sudah dilakuin dari tahun 2016.
"Kemudian, setelah pendidikan pada Oktober 2021 dan peresmian oleh Bapak Bupati pada 17 Maret 2022," ujar Vina kepada Tribunjabar.id melalui WhatsApp, Jum'at (29/7/2022) siang.
Vina mengaku mempunyai mimpi membuat mini zoo seperti Zeround Edu Park ini, karena melihat kondisi hewan liar banyak yang mati.
Baca juga: SEJARAH Berdirinya Kebun Binatang Bandung, Disebut Tempat Perjuangan orang Sunda
"Karena, kalau melihat di wilayah Pangandaran hewan-hewan liarnya banyak yang mati. Apalagi reptil, pokoknya kebanyakan masyarakat awam itu tahunya reptil itu berbisa. Setiap ketemu ular itu pasti dibunuh, cari aman," katanya.
"Padahal tidak, karena sebetulnya ada beberapa dari jenis reptil yang justru bisa membantu kehidupan kita sendiri kayak ular kadut atau ular yang di sawah gitu."
Menurutnya, hewan liar sejenis ular sawah itu memakan hama tikus yang berada di sawah.
"Itu kan, mereka (ular) makan hama seperti tikus dia (ular sawah) samasekali enggak berbisa walaupun dia gigit paling hanya luka kecil saja lah enggak apa-apa. Dan lagian, ular-ular seperti itu tidak terlalu bahaya, karena ukurannya juga kecil dan kalau ada manusia juga dia (ular) cenderung lari," ujarnya.
Baca juga: Momen Libur Sekolah, Wisatawan Padati Objek Wisata Lembang Park and Zoo
Selain tempat wisata, tujuan membuka Zeround Edu Park ini, kata Vina, Ia ingin sekalian mengedukasi masyarakat.
"Nah, buka mini zoo itu kita pingin sekalian mengedukasi masyarakat. Jadi, dulu sebelum buka mini zoo ini kita itu door to door ke sekolah - sekolah," ucap Ia.
Terus, kadang Ia bersama komunitas (komunitas pencinta reptil) ke taman Pangandaran Sunset.
"Biasanya, kita gathering disitu bawa ular yang gede-gede, berat juga dibawa. Nah, dari situ kan masyarakat banyak yang tanya. Nah, dari situlah kita edukasi bahwa semua ular tidak berbisa," ujar Vina. (*)
Baca juga: Bukan Hanya Pantai, di Pangandaran Ada Objek Wisata Zeround Edu Park, Bisa Foto Bareng Reptil
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Vina-Ramadhan-dirikan-Mini-Zoo.jpg)