Kamis, 16 April 2026

Seorang Kades di Cianjur Diduga Menyerang Pemilik Bengkel, Begini Kronologinya

Seorang kepala desa di Cianjur diduga melakukan penyerangan terhadap seorang pemilik bengkel.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: Giri
TribunLampung
Ilustrasi - Seorang kepala desa di Cianjur diduga melakukan penyerangan terhadap seorang pemilik bengkel. 

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Seorang kepala desa di Cianjur diduga melakukan penyerangan terhadap seorang pemilik bengkel.

Hal tersebut diketahui setelah beredarnya video aksi dugaan penyerangan yang dipimpin oleh kades itu viral di media sosial, Kamis (21/7/2022).

Dalam rekaman video berdurasi 26 detik, sang kades dan beberapa orang terlibat pemukulan terhadap seseorang di lokasi bengkel tersebut.

Pemilik bengkel, FJ (32), mengatakan, kejadian bermula dari pertengkaran dua pria di dekat bengkel akibat kesalahpahaman saat berkendara.

Satu dari dua orang itu merupakan adik sang kades.

Melihat kedua pria itu bertengkar, FJ kemudian melerai. Namun adik kades itu tak terima lalupulang mengadukan kejadian itu kepada kades.

Baca juga: Kejaksaan Negeri Cianjur Selamatkan Rp 4,3 M Aset Negara Sejak Januari 2022, Selesaikan 190 Perkara

"Jadi, saya melerai, tetapi adik si kades pulang kemudian bawa kakaknya sama teman-temannya sekitar enam sampai tujuh orang pakai mobil," kata FJ, Jumat (22/7/2022).

Kades, adiknya, beserta teman-temannya kemudian memukuli pria yang terlibat cekcok.

Setelah itu kades mendatangi FJ dan juga memukulinya.

"Saya tiba-tiba dipukul empat kali karena adiknya bilang saya juga ikut memukul," ujarnya.

Baca juga: Rekannya Ditangkap, Anggota Geng Motor DPO Pelaku Penganiayaan di Jayanti Sukabumi Serahkan Diri

Atas kejadian itu, FJ telah mengadukan aksi premanisme oknum kades itu ke pihak berwajib.

"Sudah laporan semalam ke Polres Cianjur," katanya.

Baca juga: Kajati Jabar Ingatkan ASN Kejati Harus Bersikap Netral di Pilkada Serentak 2024  

Kasat Reskrim Polres Cianjur, AKP Septiawan Adi, mengatakan, pihaknya telah menerima laporan terkait dugaan pemukulan terhadap pemilik bengkel di Desa Rancagoong.

"Semalam kami sudah menerima laporannya dan akan ditindaklanjuti dengan memanggil saksi-saksi," katanya. (fam)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved