Ini Kunci Sunarsih Bisa Sekolahkan Anak hingga S2 Meski Hanya Jualan Janjanan di TK
Sunarsih (45) berhasil menyekolahkan anaknya hingga jenjang strata 2 (S2) dari hasil menyisihkan untung berjualan jajanan anak kecil.
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna
TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Sunarsih (45) berhasil menyekolahkan anaknya hingga jenjang strata 2 (S2) dari hasil menyisihkan untung berjualan jajanan anak kecil.
Sunarsih merupakan warga di RT 05/03 Dusun Nagrak, Desa Karangsari, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa barat.
Dalam sehari-hari, selain menjadi ibu rumah tangga, dia berjualan jajanan makanan anak kecil di satu TK di lingkungannya.
Kegiatan berjualan itu sudah berjalan delapan tahun.
Sunarsih yang merupakan istri dari Patoni (47) ini memiliki dua anak.
Yang pertama bernama Astuti Eka Rahmawati (25). Astuti baru lulus kuliah S2 di Fakultas Ekonomi Universitas Islam Negeri (UIN) Yogyakarta.
Putri kedua bernama Intan Dwi Ramadani (13) masih duduk di bangku sekolah menengah pertama.
Baca juga: Air Laut Pasang, Sungai Citanduy di Pangandaran Meluap Hingga Merendam Puluhan Rumah Warga
Untuk menyekolahkan kedua putrinya, selain dari hasil berjualan jajanan makanan anak kecil, Sunarsih juga dibantu oleh suaminya yang hanya bekerja serabutan.
"Ya, alhamdulilah, hasil dari perjuangan saya dan suami yang hanya bekerja serabutan, bisa menyekolahkan putri pertama sampai sekolah tinggi (S2)," ujar Sunarsih saat ditemui Tribunjabar.id di rumahnya, Rabu (20/7/2022) pagi.
Menurutnya, kalau soal pendapatan berjualan itu tidak menentu dibandingkan orang lain yang mempunyai penghasilan tetap.
"Saya hanya berjualan jajanan (makanan anak kecil), es, goreng-goreng di TK dan suami kerja kalau ada yang nyuruh," katanya.
Namun dia bersyukur hasil dari ketekunan dan keinginannya menyekolahkan anaknya hingga S2 bisa tercapai.
Baca juga: Ditunggu Istrinya Hingga Magrib, Seorang Lansia di Pangandaran Ditemukan Sudah Tak Bernyawa di Kebun
"Kebetulan, karena masuk golongan orang tidak mampu, pertama kuliah ngambil S1 dan dapat beasiswa," ucapnya.
"Kecuali, ngambil S2-nya, itu pakai biaya sendiri dan alhamdulillah sekarang sudah lulus dan sudah bekerja. Tapi sertifikat ijazah S2-nya belum keluar," ucap dia.
Kini, dia tinggal fokus menyekolahkan putri keduanya.
Baca juga: Warga Tak Mau Lepas Aset Rumah Padahal Bukan Haknya di Jalan Laswi, Ini Langkah PT KAI
"Karena, pendidikan itu penting, Kang. Sekarang, tinggal anak saya yang kedua. Ya, mudah-mudahan saya sama suami diberi kesehatan dan kemudahan. Yang penting, kita tekun saja," kata Sunarsih. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/sunarsih-berjualan-jajanan-di-tk-di-wilayah-dusun-nagrak.jpg)