Dipandang Keren dan Memuaskan, Penanganan Stunting Sumedang Akan Dieksplor di Ajang G20 di Bali

Kabupaten Sumedang Sumedang akan dieksplor karena memiliki pengalaman keren penurunan stunting dan penanggulangan kemiskinan pada ajak G20 di Bali

Dok. Herman Suryatman
Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan bersama Sekda Sumedang, Herman Suryatman (kanan) setelah memberikan keterangan di Nusa Dua, Bali, Kamis (14/7/2022). Luhut memuji Pemkab Sumedang dalam penanganan stunting dan kemiskinan serta akan dikembangkan secara nasional. 

TRIBUNJABAR.ID, NUSA DUA - Kabupaten Sumedang tengah mempersiapkan diri menjadi partisipan di ajang G20 Bali pada November 2022. Hal tersebut diungkapkan oleh Chancellor United In Diversity (UID) Foundation, Dr Suyoto MSi di Kampus UID Bali, Kamis (14/7/2022). 

Menurut Suyoto, UID tengah membangun sinergi dengan berbagai pihak dalam rangka side event G20 dengan menggelar expo SDGs di Kampus UID Bali. 

"Sumedang akan dieksplor dan dipromosikan karena memiliki pengalaman keren dalam penurunan stunting dan penanggulangan kemiskinan," ujar Kang Yoto, sapaan akrab Suyoto, dalam keterangannya yang dilansir dari Humas Pemkab Sumedang, Jumat (15/07/2022).

Suyoto menyebutkan bahwa yang membuat pihaknya tertarik dengan Sumedang adalah skema pelaksanaannya yang ditopang oleh teknologi informasi, sehingga penurunan stunting di Sumedang sangat signifikan. Di sisi lain upaya penanganan kemiskinan juga dilakukan dengan pendekatan manajemen kinerja berbasis digital melalui e-SAKIP Desa.

"Salut untuk Pak Bupati Sumedang beserta jajaran ASN dan masyarakat Sumedang. Membangun platform digital yang masif dan sistemik dalam menangani isu SDGs, bukan hal yang mudah. Tapi Sumedang mampu melakukannya secara akseleratif dalam waktu 3 tahun," ungkap Kang Yoto.

Saat ini Suyoto juga tengah merancang skema kerjasama saling menguatkan antara UID dengan Kabupaten Sumedang. Ke depan, rencananya, Sumedang akan dijadikan laboratorium Kampus UID, bekerjasama dengan Tsinghua University China. 

"Sumedang kini menjadi role model nasional untuk pembangunan berkelanjutan berbasis digital. Nanti kita akan kembangkan bersama menjadi rujukan dunia," katanya.

Baca juga: Luhut Puji Sumedang Soal Penanganan Stunting dan Kemiskinan, Akan Dikembangkan Secara Nasional

Sementara itu, Herman Suryatman, Sekda Kabupaten Sumedang, mengatakan bahwa kemampuan mumpuni ASN Kabupaten Sumedang, tidak lepas dari bantuan dan dukungan UID. 

"Tahun 2021 lalu Kami menugaskan 8 orang Kepala Dinas dan Administrator mengikuti HDX Training yang diselenggarakan oleh UID bersama Tsinghua University. Alhamdulillah berkat edukasi dan bimbingan para profesional UID kini Sumedang memiliki ASN yang mindset dan leadership digitalnya bagus, sehingga bisa menjawab berbagai permasalahan krusial SDGs," kata Herman.  (*)

 

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved