Breaking News:

Satpol PP dan Subdenpom Sumedang Gerebek Warung Kopi dan Rumah Penjual Miras, Ratusan Botol Disita

Petugas gabungan Satpol PP, dan Subdenpom Sumedang menggerebek dua warung kopi dan rumah di Ujungnya yang dijadikan tempat penjualan minuman keras

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID
ILSUTRASI razia miras. Petugas gabungan dari Satpol PP dan Subdenpom Sumedang menggerebek dua rumah milik warga di Kecamatan Ujungnya yang dijadikan tempat penjualan minuman keras, Selasa (12/7/2022) malam.  

Laporan Kontributor TribunJabar.id, Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Petugas gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Subdenpom Sumedang menggerebek dua rumah milik warga di Kecamatan Ujungjaya yang dijadikan tempat penjualan minuman keras, Selasa (12/7/2022) malam. 

Dalam penggerebekan itu, petugas gabungan menyita ratusan botol miras berbagai merek yang diduga tak memiliki izin edar. 

Informasi yang dihimpun TribunJabar.id, kedua rumah merupakan milik Endra, di Dusun Ujungjaya RT03/03  Desa Ujungjaya Kecamatan Ujungjaya, dan rumah milik Dede Erik di Dusu Cipelang Desa Cipelang, Kecamatan Ujungjaya

Tak hanya itu, petugas Satpol PP  juga mengamankan puluhan botol miras berbagai merek dari dua lapak berkedok warung kopi milik Ida, dan Siti Khodijah di Blok Gendeng  Desa Karyamukti Kecamatan Tomo.

"Total sebanyak 172 botol miras yang diamankan petugas, 104 botol di antaranya ditemukan di dua rumah warga, dan 68 botol ditemukan di dua lapak penjual kopi," ucap Yan Mahal Rizzal, Kabid Penegakan Peraturan Perundang-undangan Daerah (PPUD) Satpol PP Sumedang, saat dihubungi TribunJabar.id, Rabu (13/7/2022) pagi. 

Rizzal menyebutkan, penyitaan ratusan botol minuman keras tersebut telah sesuai Peraturan Daerah Kabupaten Sumedang Nomor 7 Tahun  2014 tentang penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat. 

Baca juga: Sweeping di Malam Takbiran Iduladha, Sat Narkoba Polres Indramayu Sita Ratusan Botol dan Liter Miras

Selain itu, kata dia, penertiban ini merupakan bagian dari penegakan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Sumedang Nomor 17 Tahun 2003 tentang pelarangan peredaran minuman beralkohol. 

"Untuk kepentingan pemeriksaan, para pemilik warung dan rumah dipanggil ke kantor Satpol PP Sumedang," kata dia.  (*)

 

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved