Kamis, 30 April 2026

Mantan PM Jepang Shinzo Abe Ditembak Saat Berpidato, Begini Kondisi Terkini, Meninggal Dunia?

Shinzo Abe, mantan perdana menteri (PM) Jepang, ditembak saat tengah berpidato di Jepang Barat, Jumat (8/7/2022). Begini kondisi terkininya.

Tayang:
Editor: Hermawan Aksan
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe saat memberikan jumpa pers, Jumat (1/12/2017) setelah menghadap Kaisar Jepang Akihito. Shinzo Abe ditembak saat tengah berpidato di Jepang Barat, Jumat (8/7/2022).  

TRIBUNJABAR.ID - Shinzo Abe, mantan perdana menteri (PM) Jepang, ditembak saat tengah berpidato di Jepang Barat, Jumat (8/7/2022). 

Menurut informasi dari jurnalis Tribun Richard Susilo yang berada di Jepang, Shinzo Abe tidak menunjukkan tanda-tanda vital setelah ditembak di bagian dada. 

"Kondisinya itu setelah ditembak napasnya sudah tidak ada lagi, kemudian dikasih napas buatan dengan alat terbaik dari Jepang," kata Richard dalam program Breaking News Kompas TV, Jumat (8/7/2022). 

Menurut Richard, saat dibawa oleh ambulans ke rumah sakit, peluru kemungkinan kena ke jantung pria berusia 67 tahun tersebut. 

Baca juga: JUMAT BERDARAH, Baru Saja Mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe Ditembak Tepat di Dada

Richard menjelaskan, saat tengah pidato tersebut Abe ditembak sebanyak dua kali dari belakang. 

"Semua pemberitaan menyatakan kemungkinan (Abe) meninggal tapi belum ada berita resmi apakah meninggal atau tidak, jadi kita anggap masih sangat kritis sekali kondisinya," ujarnya. 

Dikabarkan bahwa polisi telah menangkap seorang terduga pelaku penembakan terhadap Abe di lokasi kejadian.

Abe, yang juga mantan pemimpin Partai Demokratik Liberal, merupakan perdana menteri terlama di Jepang.

Ia menjabat sebagai perdana menteri selama dua periode, yakni 2006 hingga 2007 dan 2012 hingga 2020. 

Abe kemudian memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai perdana menteri Jepang pada September 2020 karena peradangan usus yang dideritanya. 

Sebelum mundur ia juga telah dikabarkan beberapa kali harus masuk rumah sakit karena penyakit yang dideritanya. 

Laporan mengungkapkan bahwa Abe kehilangan kesadaran setelah dilarikan ke rumah sakit.

“Departemen pemadam kebakaran lokal mengatakan mantan perdana menteri Abe berada dalam keadaan henti jantung pernapasan,” bunyi pernyataan NHK dilansir dari Economic Times.

Henti jantung pernapasan sendiri merupakan istilah di Jepang sebelum kematian dikonfirmasikan dokter.

Seorang saksi mata pun mengungkapkan apa yang terjadi saat insiden penembakan.

Sumber: Kompas
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved