Kamis, 14 Mei 2026

Minyak Dunia Naik, Harga Pertalite Mestinya Rp 17.200 per Liter, Sinyal BBM Bakal Naik?

Kenaikan harga minyak dunia baik untuk minyak dan gas sudah jauh melampaui asumsi yang ditetapkan dalam APBN maupun RKAP Pertamina di tahun 2022.

Tayang:
Tribun Jabar / Firman Suryaman
Pembelian BBM. kondisi harga BBM di tanah air sangat dipengaruhi pergerakan harga minyak dunia. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Kenaikan harga minyak dunia membawa pengaruh besar pada harga keekonomian produk BBM dan LPG.

Harga produk BBM dan LPG meningkat tajam.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati.

Baca juga: Ini Daftar Harga BBM Pertamina Per 6 Juli 2022, Termasuk Pertalite, Pertamax, hingga Dexlite

Menurut Nicke, kondisi harga BBM di tanah air sangat dipengaruhi pergerakan harga minyak dunia.

"Karena Indonesia pun menerapkan harga yang merefer ke Brent. Kita menggunakan Indonesian Crude Price (ICP) yang secara rata-rata biasanya US$ 2 di bawah Brent. Jadi otomatis pergerakan Brent atau harga minyak dunia otomatis mengerek kenaikan ICP," ungkap Nicke dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI, Rabu (6/7/2022).

Nicke menambahkan, kenaikan harga minyak dunia baik untuk minyak dan gas sudah jauh melampaui asumsi yang ditetapkan dalam APBN maupun RKAP Pertamina di tahun 2022.

Secara khusus, harga produk BBM dan LPG pun ikut terkerek pada kondisi saat ini.

Nicke menjelaskan, saat ini Pertamina menjual Jenis BBM Tertentu (JBT) Solar sebesar Rp 5.150 per liter.

Adapun, harga keekonomiannya kini berada di level Rp 18.150 per liter.

Artinya, selisih yang harus ditanggung pemerintah dalam bentuk subsidi mencapai Rp 13.000 per liter.

Baca juga: Ini Daftar Harga BBM Pertamina Per 6 Juli 2022, Termasuk Pertalite, Pertamax, hingga Dexlite

Sementara itu, Pertamina saat ini menjual Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) sebesar Rp 7.650 per liter.

Besaran ini jauh di bawah harga keekonomian Juli 2022 yang kini mencapai Rp 17.200 per liter. Artinya selisihnya mencapai Rp 9.550 per liter.

Selanjutnya, Pertamax kini dijual Pertamina dengan harga Rp 12.500 per liter.

Harga keekonomian produk Pertamax per Juli 2022 mencapai Rp 17.950 per liter.

Dengan demikian, selisih harga jualnya mencapai Rp 5.450 per liter.
Nicke mengungkapkan, pihaknya masih belum akan melakukan penyesuaian harga untuk Pertamax.

Sumber: Kontan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved