Ada Sanksi, Polisi Diminta Tindak Tegas 3 Pemotor yang Menerobos Perlintasan Kereta Api di Cimahi

Aksi nekat ketiga pemotor itu nyaris tersambar kereta api karena mereka menerobos perlintasan dari arah Kota Bandung menuju Kota Cimahi

Tangkap layar Instagram
Tangkap layar video yang memperlihatkan tiga pengendara sepeda motor nekat menerobos pintu kereta api di Cimindi, Kota Cimahi, Kamis (30/6/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Pihak kepolisian diminta untuk memberikan tindakan tegas bagi tiga pengendara motor yang nekat menerobos perlintasan kereta api di Perlintasan Cimindi, Kota Cimahi.

Seperti diketahui, aksi nekat ketiga pemotor itu nyaris tersambar kereta api karena mereka menerobos perlintasan dari arah Kota Bandung menuju Kota Cimahi yang saat itu tepat ada dua kereta yang akan melintas.

Manager Humas PT KAI Daop 2 Bandung, Kuswardoyo mengatakan, pihaknya tidak bisa memberikan tindakan tegas terhadap tiga pemotor tersebut karena hal itu merupakan ranah pihak kepolisian.

Baca juga: Tiga Pemotor yang Menerobos Palang Pintu Perlintasan Kereta Api di Cimahi Terancam Dipenjara

"Kami bahkan tidak tahu identitas mereka. Seharusnya, yang melakukan penindakan juga bukan ada pada ranah kami, namun menjadi ranah petugas kepolisian," ujarnya saat dihubungi, Jumat (1/7/2022).

Terkait adanya tiga pemotor yang menerobos perlintasan kereta api pihaknya hanya memiliki kewenangan untuk memberikan sosialisasi agar kejadian yang sama tidak kembali terjadi.

"Kami hanya bisa memberikan imbauan dan sosialisasi," kata Kuswardoyo.

Pengendara yang menerobos pun, kata dia, dapat dikenakan sanksi kurungan tiga bulan penjara atau denda Rp 750 ribu sesuai dengan Undang-Undang nomor 22 Tahun 2009.

Dalam Undang-Undang tersebut disebutkan setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor pada perlintasan antara kereta api dan jalan yang tidak berhenti ketika sinyal sudah berbunyi, palang pintu kereta api sudah mulai ditutup, dan/atau ada isyarat lain sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114 huruf a dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 bulan atau denda paling banyak Rp 750 ribu.

"Diperlukan kesadaran dari semua pengguna jalan raya," katanya.

Baca juga: Tak Kontrol Saat Berkendara, Pemotor di Pangandaran Mengalami Kecelakaan Beruntun

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved