Bandung Butuh Tambahan Vaksin PMK, Sudah 126 dari 200 Dosis Telah Disuntikkan
Vaksinasi terhadap hewan ternak di Kota Bandung terus dilakukan karena adanya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK).
Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Giri
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Vaksinasi terhadap hewan ternak di Kota Bandung terus dilakukan karena adanya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK).
Kini, sudah 126 dosis vaksin yang disuntukkan dari 200 dosis yang tersedia.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar, menyebutkan 126 dosis itu diberikan kepada 68 ekor sapi bibit, 10 ekor sapi perah, dan 48 ekor domba bibit milik pemerintah kota.
"Sasaran kami dalam vaksin PMK ini memang untuk sapi bibit, indukan, dan aksektor (pedet). Kota Bandung hanya ada sapi bibit. Kami sekarang sedang menyelesaikan vaksinasi itu karena vaksinnya itu dalam bentuk botol sehingga ketika sudah dibuka maka masa kedaluwarsanya sekitar 36 jam, jadi harus segera disuntikkan," ujar Gin Gin di Balai Kota, Kamis (30/6/2022).
Baca juga: Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon Butuh 3.000 Dosis Vaksin PMK Untuk Sapi, Tapi Baru Terima Segini
Terkait jumlah ideal hewan ternak di Bandung yang perlu mendapatkan vaksin, Gin Gin mengaku metodenya hampir sama dengan kasus Covid terhadap manusia.
"Ini (PMK) juga mesti sejumlah hewan ternak yang ada di wilayah itu, terlebih ada pengalaman wabah flu burung itu selesai jika 100 persen divaksin. Intinya, vaksin sangatlah menentukan dan kami berharap Bandung mendapatkan tambahan dosis lagi karena memang jenis domba belum dan baru ditentukan untuk sapi perah, indukan, dan aksektor," katanya. (*)