Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon Butuh 3.000 Dosis Vaksin PMK Untuk Sapi, Tapi Baru Terima Segini

Dinas Peternakan Kabupaten Cirebon telah menerima vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) untuk target 3.000 dosis vaksin untuk hewan ternak

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Darajat Arianto
Tribun Jabar/Andri M Dani
ILUSTRASI vaksinator sedang memvaksin sapi milik warga. Dinas Peternakan Kabupaten Cirebon telah menerima vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) untuk target 3.000 dosis vaksin untuk hewan ternak. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Dinas Peternakan Kabupaten Cirebon telah menerima vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) untuk target 3.000 dosis vaksin untuk hewan ternak milik pemerintah daerah dan masyarakat umum.

Bahkan, vaksinasi PMK terhadap hewan ternak di Kabupaten Cirebon juga sudah dilaksanakan sejak Selasa (28/6/2022) kemarin.

Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, Encus Suswaningsih, mengatakan, vaksin PMK yang diterima jajarannya baru 400 dosis.

Menurut dia, vaksin tersebut rencananya akan diberikan ke hewan ternak milik pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Cirebon.

"Kami menerima vaksin PMK untuk 400 ekor ternak pada pendistribusian tahap awal ini," kata Encus Suswaningsih saat ditemui di Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, Jalan Sunan Ampel, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Rabu (30/6/2022).

Selain itu, sasaran prioritas vaksinasi PMK adalah sapi ternak yang dijadikan indukan, bukan sapi potong yang dagingnya akan dikonsumsi.

Pihaknya mengakui, sapi ternak yang divaksin juga kondisinya sehat, dan belum pernah terjangkit atau mengalami gejala PMK.

Baca juga: Kabupaten Cirebon Catat Kasus Kematian dan Potong Paksa Hewan Ternak Akibat PMK Bertambah

"Jadi, sapi tersebut divaksin agar tidak terjangkit PMK. Rencananya, setiap ternak akan diberikan vaksin dua kali," ujar Encus Suswaningsih.

Ia menyampaikan, hingga kini kasus PMK di Kabupaten Cirebon mencapai 1.356 ekor, terdiri dari 1.143 sapi potong, 25 sapi perah, 178 kerbau, dan 10 domba.

Dari jumlah tersebut, terdapat tiga ekor ternak yang mati dan 37 ekor yang dipotong paksa akibat terjangkit PMK, dan 245 ekor dinyatakan sembuh.

"Ternak yang terjangkit PMK masih ditangani, dan diberikan obat serta vitamin dari puskeswan Kabupaten Cirebon," kata Encus Suswaningsih. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved