Persib Bandung

Trio Gelandang Moncer di Timnas Indonesia, Persib Bandung Akan Adaptasi Strategi Shin Tae-yong?

Di pertandingan Persib Bandung vs PSS Sleman nanti, Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts sudah bisa memainkan Marc Klok, Rachmat Irianto

Editor: Ravianto
PERSIB.co.id
Trio Persib Bandung yang memperkuat Tim Nasional Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2023, Marc Klok, Rahmat Irianto dan Ricky Kambuaya. Moncernya permainan trio itu berpotensi membuat Robert Alberts menerapkan strategi Shin Tae-yong di Persib Bandung. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Persib Bandung akan menjalani perempat final Piala Presiden 2022 lawan PSS Sleman dengan kekuatan lebih.

Di pertandingan Persib Bandung vs PSS Sleman nanti, Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts sudah bisa memainkan Marc Klok, Rachmat Irianto dan Ricky Kambuaya.

Tiga pemain tengah ini baru saja selesai menjalani pertandingan internasional bersama Timnas Indonesia.

Ricky Kambuaya dan Marc Klok selalu menjadi pilihan utama Shin Tae-yong untuk mengawal lini tengah Timnas Indonesia.

Keduanya pun sukses menyuguhkan performa yang mentereng.

Kambuaya lebih bermain ke depan untuk melayani trio lini depan Garuda, benar saja, berkali-kali umpan terobosan dan kreativitas Kambuaya sukses mengancam gawang lawan Timnas Indonesia di kualifikasi.

Kualitas passing dan visi bermain Kambuaya membuat peran Witan Sulaeman, Irfan Jaya, dan Saddil Ramdani begitu melejit.

Berkali-kali umpan Ricky Kambuaya mampu melayani dua winger Timnas Indonesia itu yang bergerak menusuk ke arah kotak penalti.

Baca juga: Pemain Persib Bandung Sudah Bugar, Robert Alberts Tegaskan Timnya Siap Hadapi PSS Sleman

Baca juga: Jelang Persib Bandung vs PSS Sleman di Perempat Final Piala Presiden 2022, Berikut Head to Headnya

Begitu juga Marc Klok, jika Kambuaya lebih membantu penyerangan Garuda, maka Klok adalah yang bertugas sebagai pivot pengatur tempo serangan dan pengawal lini tengah.

Klok mampu memberi rasa aman di lini tengah Timnas Indonesia lewat kecerdasannya membaca situasi pertandingan dan membaca pergerakan lawan.

Akurasi umpan pendek dan panjang Marc Klok berada di level yang sempurna.

Umpan panjang yang ia berikan kepada Rachmat Irianto sebelum terjadinya penalti adalah bukti nyata betapa ciamiknya akurasi umpan sang pemain.

Berangkat menjadi algojo, pemain berusia 29 tahun itu mampu melaksanakan tugasnya dengan baik.

Apiknya kualitas Kambuaya dan Klok membuat Shin Tae-yong percaya diri mengotak-ngatik strateginya.

Baik bermain menggunakan tiga atau empat bek, duet lini tengah hampir dipastikan menjadi miliki Kambuaya dan Klok.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved