ARTI Hadirkan Makna Baru Teh bagi Generasi Muda Indonesia
Di tangan ARTI, minuman teh dihadirkan dalam sebuah makna dan gaya hidup yang baru di Indonesia.
Penulis: Kemal Setia Permana | Editor: Giri
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Menghadirkan teh dalam nuansa dan kemasan baru yang berbeda menjadi satu di antara visi yang dihadirkan oleh Asosiasi Artisan Teh Indonesia (ARTI) saat menggelar launching ARTI di Bandung West Java Food dan Beverage Expo 2022 yang digelar pada 27–30 Juni 2022 di Sudirman Grand Ballroom, Bandung, Jawa Barat.
Di tangan ARTI, minuman teh dihadirkan dalam sebuah makna dan gaya hidup yang baru di Indonesia.
Ketua Umum ARTI, Redha Taufik Ardias, mengatakan, ARTI menghadirkan sebuah makna baru teh bagi Indonesia sesuai dengan slogan ARTI di mana dalam balutan ARTI, teh hadir dengan balutan dan style yang sama sekali baru dengan menyasar generasi Z dan milenial.
Redha menyebutkan, ARTI merupakan sebuah wadah bagi generasi Z dan milenial yang menginginkan pilihan atau alternatif minuman yang cocok dengan mereka.
"Kami sudah melakukan riset di mana saat ini, selain menyimpan manfaat kesehatan, teh juga cenderung dinikmati (sebagai gaya hidup) dan peduli terhadap lingkungan," ujar Redha di sela launching ARTI, Senin (27/6/2022).
Menurut Redha, ARTI juga memberikan pemahaman kepada generasi Z dan milenial tentang bagaimana mengonsumsi teh yang memberikan dampak positif bagi diri sendiri dan lingkungan.
Hal ini, menurutnya, secara bahasa bisa diwakili dengan istilah 'artisan'.
"Artisan ini kita ambil definisinya dari bahasa Jepang yaitu 'shokunin' yang mana seorang artisan itu memiliki sikap atau prinsip yang bisa dia berikan dan banggakan untuk kemudian memberikan impak bagi sosial dan lingkungannya," katanya.
Dalam konteks minuman, seorang artisan teh bisa memberikan dampak bagi para penikmat, baik secara kesehatan fisik maupun mental, serta lingkungannya.
Tak hanya itu, melalui konsep artisan ini, minuman teh memungkinkan dikemas menjadi lifestyle seperti instagramable, tiktokable dan sebagainya yang memberikan pengalaman berbeda.
"Jadi bukan hanya produknya yang berkualitas tapi penyajiannya pun menarik dan fun karena kami harus membuat teh ini relevan untuk anak muda. Kami tidak ingin menggantikan teh yang sudah ada, karena bukan itu tujuannya, namun lebih ke membuat anak muda memiliki cara sendiri (cara menikmati teh), ujarnya.
Terkait Asosiasi ARTI sendiri, Redha menyebutkan bahwa siapa pun yang terlibat dalam dunia teh, bisa menjadi bagian ARTI, mulai dari petani atau produsen, agen, distributor, penjual, hingga penikmat teh itu sendiri. (kemal setia permana)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/launching-arti-di-bandung-west-java-food-dan-beverage-expo-2022.jpg)