Ratusan Lulusan SMK LPPM RI Terserap Dunia Kerja Setiap Tahun Sebelum Wisuda

Selama pandemi, permintaan para lulusan SMK LPPM RI terus meningkat baik dalam dunia usaha dan industri, dengan rata-rata 50 persen lulusan per tahun.

Penulis: Cipta Permana | Editor: Januar Pribadi Hamel
TRIBUN JABAR / Cipta Permana
Prosesi wisuda SMK LPPM RI di Hotel Horison, Kota Bandung, Kamis (23/6/2022). 

Laporan wartawan Tribunjabar.id, Cipta Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pandemi covid-19 yang melanda selama lebih dari dua tahun berdampak pada meningkatnya angka pengangguran tenaga kerja di Kota Bandung. Namun hal tersebut tidak berpengaruh bagi para lulusan di SMK LPPM RI.

Kepala Sekolah SMK LPPM-RI, Sigit Nurseto mengatakan, selama pandemi, permintaan para lulusan SMK LPPM RI terus meningkat baik dalam dunia usaha dan industri, dengan rata-rata 50 persen lulusan per tahun telah diminta menjadi tenaga kerja di perusahaan yang link and match dengan keahlian para lulusan sebelum mereka di wisuda.

"Dari total 436 siswa SMK LPPM RI yang mengikuti wisuda kelulusan pada hari ini, 300 lulusan kami sudah terserap oleh berbagai perusahaan, yang bergerak dan sesuai dengan keahlian juga kompetisi dari para lulusan sebagai tenaga kerja.

"Artinya kami menghasilkan lulusan yang link and match dengan kebutuhan lapangan kerja," ujarnya usai acara wisuda di Hotel Horison, Kota Bandung, Kamis (23/6/2022).

Baca juga: Hasil SBMPTN 2022 Sudah Keluar, Ini Tips Bagi Peserta yang Tak Lulus dari Pakar Pendidikan UPI

Meski demikian Sigit mengaku, dirinya selalu memotivasi para siswa didiknya untuk tidak selalu fokus dan berharap untuk mendapatkan pekerjaan, melainkan bagaimana menciptakan lapangan pekerjaan dengan bekal keahlian yang dipelajari di bangku sekolah.

Terlebih menurutnya, kompetensi dan kurikulum pembelajaran di SMK LPPM RI, memang disusun dan berkoordinasi langsung dengan berbagai perusahaan yang akan menjadi pengguna dari para tenaga kerja.

"Kami juga memiliki kelas khusus, di mana kurikulum dan metode pembelajaran, termasuk pengajarnya dilakukan langsung oleh staf yang ditunjuk oleh perusahaan, yang akan menjadi user dari para tenaga kerja," ucapnya.

Sigit pun menjelaskan, bahwa dalam prosesi wisuda dengan tema Wisuda SMK LPPM RI Siap Membangun Pribadi yang Mandiri Tangguh dan Berkarakter untuk Mengabdi pada Negara dalam Mengembangkan Keterampilan di Era Digital, diharapkan para lulusan mampu adaptif dengan perubahan dan tantangan yang terus bergerak secara dinamis.

Baca juga: Komisi V DPRD Jabar Minta Kepala Satuan Pendidikan dan Guru Paham Soal Kurikulum Merdeka Mengajar

Terlebih, program studi jurusan yang dimiliki SMK LPPM RI, yakni teknik kendaraan ringan otomotif, rekayasa perangkat lunak, akutansi keuangan lembaga, teknik dan bisnis sepeda motor, serta bisnis daring dan pemasaran menuntut para pelakunya untuk dapat mengikuti setiap perubahan dan memiliki keterampilan dalam digitalisasi.

"Dengan tema tersebut, harapannya lulusan kami dapat mengkolaborasikan pembelajaran dan praktek di lapangan, dalam menangkap peluang baru," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Pembina Yayasan LPPM RI, Iman Tunggara berharap, para lulusannya memiliki daya saing di dunia kerja, terlebih dengan berbagai ilmu dan praktek yang diperolehnya selama tiga tahun mengenyam di bangku sekolah.

"Yayasan berharap lulusan SMK LPPM RI 1 dan 2, dapat berdaya saing dan sukses. Serta menjadi kebanggan orang tua, sekolah dan negara, karena generasi muda ini yang akan meneruskan estafet kepemimpinan bangsa di masa depan," katanya (Cipta Permana)

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved