Peternak Menangis Sambil Usap Sapi yang Mati Terpapar PMK: Sapi Nang Nganjuk Iyeuh

Di lingkungan peternakan di Kelurahan Cipari, Kabupaten Kuningan, ada 92 ekor sapi yang mati karena terpapar PMK.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Tangkap Layar
Video viral peternak sapi menangis seraya mengusap leher sapi yang mati akibat terpapar PMK (penyakit mulut dan kuku). 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNJABAR.ID, KUNINGAN- Kasus kematian sapi akibat terjangkit PMK ( penyakit mulut dan kuku) di Kabupaten Kuningan semakin banyak.

"Ada lima ekor sapi perah (susu) mati," kata Eman (35) yang juga tokoh masyarakat Kelurahan Cipari, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Kamis (23/6/2022).

Akibat banyaknya kasus kematian sapi, kata Eman, para peternak menanggung kerugian besar. 

Menurutnya, rata-rata harga sapi per ekor Rp 20 juta. 

"Kerugian besar dialami warga kami, sekira Rp 100 juta. Itu pun jika satu ekor sapi dihargai  Rp 20 juta," katanya.

Saat ditanya soal video peternak yang menangis di hadapan bangkai sapi yang terkena PMK, Eman mengatakan orang yang ada di video itu adalah warga sekitar Kelurahan Cipari.

Baca juga: Berkaca Penanganan Pandemi Covid-19, Berikut Upaya Pemerintah Tangani Penyakit Mulut dan Kuku

Menurutnya, mayoritas peternak sapi di Kelurahan Cipari membeli sapi pakai moda dari pinjaman di bank.

"Semua peternak sapi memang ada sangkutan dengan bank. Mereka meminjam uang untuk membeli sapi," ujar Eman.

Dalam video yang viral itu tersebut, peternak yang memakai topi itu tampak menangis seraya mengusap leher sapi yang mati tersebut.

"Sapi nang nganjuk iyeuh (sapi dari hasil pinjaman ini). Gimana ini, tolong Pak Jokowi ini gimana bayarnya," ujar peternak sapi itu.

Ada juga video yang memperlihatkan sejumlah warga sedang menguburkan seekor sapi mati akibat terpapar PMK. Dalam video 30 detik itu, terlihat delapan orang menguburkan sapi yang kakinya terikat.

"Itu video terjadi di lingkungan tempat tinggal kami. Sapi bunting umuran 7 bulan mati terkena PMK," ujar Eman.

Baca juga: Ridwan Kamil Melepas 1.784 Pemeriksa Kesehatan Hewan Kurban Untuk Memantau Wabah PMK

Di lingkungan peternakan di Kelurahan Cipari, ucapnya, ada 92 ekor sapi yang mati karena terpapar PMK.

Terpisah, Ketua Komisi II DPRD Kuningan, Muhammad Apip Firmansyah, mengaku prihatin dengan musibah itu.

"Berdasarkan informasi petugas kesehatan hewan, ada 70.000 dosis vaksin yang disebarkan di wilayah Jawa Barat oleh Pemerintah Provinsi. Untuk Kuningan masih menunggu. Semua penanganan seperti biasa pemberian herbal dan karantina," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved