Vaksinasi Hewan Ternak di Kabupaten Bandung Digeber, Antisipasi PMK, Dapat 500 Dosis
Perintah Kabupaten Bandung sudah menggelar vaksinasi kepada hewan ternak agar tak terserang penyakit mulut dan kuku (PMK), dalam dua hari ini.
Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Giri
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Perintah Kabupaten Bandung sudah menggelar vaksinasi kepada hewan ternak agar tak terserang penyakit mulut dan kuku (PMK), dalam dua hari ini.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, Tisna Umaran, mengaku pihaknya kini sedang menggeber vaksinasi PMK. Pihaknya sudah menerima 500 dosis vaksin.
"Kalau 500 dosis ini bisa segera selesai, langsung dilaporkan ke pusat. Jadi, Rabu besok vaksin yang baru bisa didatangkan lagi," ujar Tisna saat dihubungi melalui pesan singkatnya, Selasa (21/6/2022).
Menurutnya, sebanyak 500 dosis vaksin PMK tersebut ditargetkan selesai hari ini. Sasarannya adalah wilayah terdampak yang cukup parah. Diprioritaskan untuk sapi perah.
"Di Kecamatan Pangalengan dan Kertasari," kata Tisna.
Baca juga: BREAKING NEWS, SUSUNAN Pemain Persib Bandung Kontra Bhayangkara FC, Ada Duet Darurat di Bek Tengah
Berdasarkan data dari website siagapmk.id, ada 6.797 ekor hewan ternak yang terserang PMK di Kabupaten Bandung hingga hari ini.
Hewan ternak yang mati 297 ekor, dipotong bersyarat sebanyak 397, dan sembuh sebanyak 1.054 ekor.
Baca juga: Belum Sempat Disembelih, Puluhan Sapi di Cisurupan Garut Mati Terkena PMK, Peternak Dapat Uang Ganti
Tisna mengatakan setelah vaksin yang didapatkannya habis, belum tahu akan mendapatkan berapa dosis vaksin berikutnya.
"Tapi kalau jumlah vaksinnya lebih dari dua ribu dosis, dan akan kita sebar secara bertahap ke kecamatan lainnya," ucapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/vaksinasi-terhadap-sapi-untuk-mencegah-pmk.jpg)