Rabu, 29 April 2026

Ridwan Kamil Minta Masyarakat Tak Cemaskan Hewan Kurban, Pastikan PMK Tertangani dengan Baik

Ridwan Kamil meminta masyarakat untuk tidak khawatir terhadap penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan kurban menjelang Iduladha 1443 Hijriah.

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Giri
Tribun Jabar/Muhamad Syarif Abdussalam
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, saat berada di Sumedang Creative Center, Senin (20/6/2022). Ridwan Kamil memastikan penanganan PMK pada hewan ternak di Jawa Barat berlangsung dengan baik. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, meminta masyarakat untuk tidak khawatir terhadap penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan kurban menjelang Iduladha 1443 Hijriah.

Ridwan Kamil memastikan penanganan terhadap infeksi virus PMK di Jabar dilakukan dengan maksimal. Satu di antaranya dengan mempercepat vaksinasi.

"Masyarakat Jabar tetap tenang, penanganan PMK hewan di Jabar tertangani dengan baik menjelang Iduladha bulan depan, jangan khawatir," kata Ridwan Kamil seusai meninjau vaksinasi PMK pada sapi di Desa Cilembu, Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Senin (20/6/2022).

Kang Emil --sapaannya-- menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi PMK pada hewan ternak di Jabar dilakukan tiga tahap yakni suntikan pertama, kedua, dan booster.

"Sama seperti vaksinasi Covid-19," ucap dia.

Bagi hewan ternak yang sudah diperiksa sehat dan cukup umur, kata dia, akan diberikan sertifikat yang dipasangkan pada leher hewan.

Hal itu menandakan bahwa hewan tersebut sehat dan siap untuk dikonsumsi.

Baca juga: Pemerintah Percepat Vaksinasi dan Pemberian Obat, Airlangga; Cegah Meluasnya PMK Pada Hewan Ternak

"Semua yang sehat akan dikasih sertifikat yang bisa dicek menggunakan handphone. Jadi nanti di setiap kuping sapi sehat bisa di-scan barcode-nya, menandakan itu siap untuk dilakukan kegiatan khususnya untuk sapi potong," tutur Kang Emil.

Target vaksinasi PMK pada minggu ini menyasar 2.000 ekor sapi di lima daerah sentra sapi di Jabar, yakni Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Garut, Kabupaten Kuningan, dan Kabupaten Sumedang.

Sejauh ini, 40 persen hewan ternak di Jabar yang terpapar PMK sudah dinyatakan sembuh.

Baca juga: Sebanyak 11 Sapi di Ciamis Terdeteksi Terserang PMK, Belum Ada Kasus di Domba dan Kambing

Ridwan Kamil berharap dengan tingkat kesembuhan yang tinggi, penyebaran virus PMK bisa secepatnya dikendalikan.

Sementara untuk sapi perah, total di Jabar saat ini berjumlah 76 ribu ekor. Menurutnya, infeksi PMK akan memengaruhi 80 persen suplai susu yang dibutuhkan masyarakat.

"Kalau ada satu sapi perah terkena PMK produksinya bisa turun sampai 80 persen. Jadi sangat memengaruhi suplai susu di Jabar yang kita butuhkan sehari-hari," ucapnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved