Sabtu, 11 April 2026

Liga Pracis

Kylian Mbappe Ngambek Ingin Keluar dari Timnas Prancis, Ternyata ini Alasannya

Kylian Mabppe baru-baru ini mengaku berencana untuk meninggalkan timnas Prancis yang kemudian menuai komentar dari Noel Le Graet, ketua Asosiasi Sepak

Editor: Januar Pribadi Hamel
FRANCK FIFE / AFP
Pemain depan Prancis Karim Benzema (kiri) merayakan dengan pemain depan Prancis Kylian Mbappe (tengah) dan bek Prancis Theo Hernandez setelah mencetak gol dalam pertandingan sepak bola final Nations League antara Spanyol dan Prancis di stadion San Siro di Milan, pada 10 Oktober 2021. 

TRIBUNJABAR.ID - Kylian Mabppe baru-baru ini mengaku berencana untuk meninggalkan timnas Prancis yang kemudian menuai komentar dari Noel Le Graet, ketua Asosiasi Sepak Bola Prancis (FFF).

Le Graet mengklaim bahwa Mbappe sedang mempertimbangkan untuk keluar dari tim nasional setelah gagal mengeksekusi penalti penting di Piala Eropa 2020 saat melawan Swiss di babak 16 besar.

Kegagalan Mbappe dalam drama adu penalti di laga tersebut membuat timnas Prancis akhirnya tersingkir dari Piala Eropa.

Le Graet menambahkan bahwa striker 23 tahun itu merasa dia tidak diberi dukungan yang cukup setelah gagal dalam tendangan penalti.

Baca juga: Pindah dari Liverpool, Gaji Sadio Mane Naik 2 Kali Lipat, Masih Kalah dari Kingsley Coman

“Saya bertemu dengannya (Mbappe) setelah Piala Eropa, dia merasa bahwa Federasi tidak membelanya setelah penalti yang gagal dan dikritik di media sosial,” ungkap Le Graet.

“Kami bertemu selama lima menit di kantor saya. Dia marah, dia tidak ingin bermain untuk tim Prancis lagi, yang jelas tidak serius.”

Kini Mbappe keluar untuk menjelaskan sendiri soal rencananya meninggalkan timnas Prancis sambil membantah klaim dari kata FFF.

Mbappe menegaskan bahwa Ia mempertimbangkan meninggalkan timnas bukan karena gagal melakukan penalti melainkan karena kasus rasisme yang menimpanya.

Mbappe menyatakan bahwa dia telah memberi tahu FFF bahwa dia menerima pelecehan rasis setelah gagal melakukan tendangan penalti di laga tersebut.

Namun, Ia merasa diabaikan karena tidak ada tindak lanjut dari badan pengatur.

Striker kelahiran Paris itu kemudian muncul di media sosial dan mengecam Le Graet, mengatakan bahwa Ia mengabaikan rasisme.

“Saya menjelaskan kepadanya dengan baik bahwa di atas segalanya itu terkait dengan rasisme, bukan penalti. Namun, dia berpikir bahwa tidak ada rasisme,” tulis Mbappe.

Mbappe mengungkapkan niatnya dan menegaskan bahwa bakal angkat kaki dari skuad Didier Deschamps tersebut jika dia dianggap sebagai "masalah".

"Saya tak pernah menerima satu euro pun untuk bermain buat timnas Prancis dan saya akan selalu bermain buat tim nasional saya tanpa dibayar,” kata Mbappe.

“Di atas segalanya, saya tak pernah ingin menjadi masalah. Tapi begitu saya merasa saya mulai menjadi biang masalah dan masyarakat merasa saya adalah masalah.”

Sumber: SuperBall.id
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved