Dua BPJS Bersinergi untuk Dorong Kurikulum Jaminan Sosial di Pendidikan Menengah dan Tinggi

BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) bersama dengan BPJS Kesehatan bersinergi mendorong kurikulum jaminan sosial dan pendidikan menengah dan tinggi

Editor: Siti Fatimah
istimewa
BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) bersama dengan BPJS Kesehatan dan Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) untuk menggelar webinar yang mengambil tema “Pentingnya Kurikulum Jaminan Sosial di Indonesia untuk Pendidikan Menengah dan Tinggi”. 

Seluruh diskusi tersebut dimoderatori oleh Guru Besar Universitas Jendral Achmad Yani Riant Nugroho. Turut hadir juga dalam webinar tersebut Direktur Umum dan SDM BPJS Kesehatan Andi Afdal untuk memberikan pidato penutup.

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Jamin Pemasangan Protese Tangan Robotik Pekerja yang Kecelakaan Kerja

“Semoga pembangunan literasi jaminan sosial yang dimulai dari pelajar ini dapat menjadi awal untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan sumber daya manusia di Indonesia di waktu yang akan datang,”  kata Abdur.

Sementara itu di tempat terpisah, Kepala Kantor BPJAMSOSTEK Cimahi, Agus Suprihadi menyambut baik kurikulum jaminan sosial di pendidikan tingkat menengah dan tinggi.

Baginya, jaminan sosial harus diketahui oleh para pelajar dari usia dini hingga perguruan tinggi, sehingga diharapkan pada masa mendatang edukasi tentang jaminan sosial dapat tersampaikan, apalagi memasukkan jaminan sosial menjadi substansi ajar di dalam Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.

“Semoga sinergi dan kolaborasi antar instansi ini dapat menghasilkan suatu momen perubahan agar jaminan sosial di Indonesia lebih dikenal secara komprehensif dan menyeluruh oleh masyarakat,” kata Agus.

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved