Pemakaman Eril di Cimaung
Pemakaman Eril Dihadiri Ribuan Warga, Ridwan Kamil Minta Maaf bila Perjalanan Terganggu
Gubernur Jabar itu pun meminta waktu agar dapat beradaptasi seusai kehilangan eril.
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemakaman putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz telah dilaksanakan, Senin (13/6/2022).
Tak hanya keluarga dan tamu undangan, ribuan warga pun ikut menyaksikan proses pemakaman tersebut, meski tidak secara langsung.
Nampak Ridwan Kamil didampingi sang istri, Atalia Praratya, dan putrinya Camillia Laetitia Azzahra.
Baca juga: Pengakuan Jujur Ridwan Kamil saat Eril Hilang Selama 14 Hari, Sudah Siapkan Hati Jika Tak Ketemu
Berbicara langsung dengan awak media, Ridwan Kamil memohon maaf pada masyarakat bila ada yang terganggu dengan proses pemakaman sang putra, Eril.
"Mohon maaf bila dalam proses pemakaman membuat masyarakat kurang nyaman di perjalanan. Tidak bermaksud, tetapi memang antusias warga tidak bisa kami hindari," ujarnya.
Ridwan Kamil pun berterimakasih pada berbagai pihan yang sudah mengirimkan doa untuk sang putra sejak sebelum Eril ditemukan hingga dimakamkan.
Gubernur Jabar itu pun meminta waktu agar dapat beradaptasi seusai kehilangan Eril.
"Izinkan kami untuk menyesuaikan diri, berhadaptasi terhadap situasi duka yang mendalam ini," ujarnya.
Sudah Siapkan Hati
Pidato Ridwan Kamil diawali dengan mewakili Eril untuk meminta maaf kepada masyarakat yang pernah memperoleh tindakan yang kurang berkenan.
Selain itu, jika ada masyarakat atau rekan terdekat Eril masih memiliki urusan dunia, Ridwan Kamil ingin agar yang bersangkutan menghubungi pihaknya.
“Kami memohon dibukakan pintu maaf untuk ananda Emmeril Kahn Mumtadz apabila selama hidupnya ada ucapan, ada tindakan yang kurang berkenan, kami mohon dibukakan pintu maaf.”
“Jika ada hal-hal yang masih bersangkut paut dengan urusan di dunia, urusan utang-piutang, dan lain-lain yang berhubungan, kami mohon segera menghubungi keluarga kami untuk kami selesaikan agar almarhum bisa lepas dari tanggung jawab di dunia,” kata Ridwan Kamil.
Lebih lanjut, menurut Ridwan Kamil, kehilangan Eril tanpa ada kepastian selama dua pekan merupakan waktu yang sangat panjang.
Hanya saja hal tersebut bisa diambil hikmahnya oleh masyarakat terkait hilangnya Eril ketika belum ditemukan jasadnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/gubernur-jabar-ridwan-kamil-membuka-kaca-mobil-untuk-menyapa-masyarakat.jpg)