Jenazah Eril Ditemukan

Kata Aa Gym, Salat Jenazah Harus Dilakukan Setelah Eril Ditemukan, MUI: Walau Sudah Salat Gaib

Salat jenazah hendaknya digelar setelah kepolisian Swiss menemukan jenazah putra sulung Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz.

Editor: Hermawan Aksan
Biro Adpim Jabar
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan keluarga melaksanakan salat gaib sebelum kepulangan ke Indonesia di Sungai Aare, Swiss, Kamis (2/6/2022) waktu Swiss. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Salat jenazah hendaknya digelar setelah kepolisian Swiss menemukan jenazah putra sulung Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz.

Hal itu dikatakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat.

Ketua MUI Jawa Barat Rachmat Syafei mengatakan, meski keluarga dan kerabat sudah menggelar salat gaib, salat jenazah Eril tetap harus dilakukan jika jasad telah ditemukan.

Rahmat mengatakan, selain salat jenazah, jasad yang ditemukan juga harus dimandikan sesuai dengan syariat Islam.

Dengan catatan kondisi jenazah masih baik.

Innalillahi wainna ilaihi roji'un, Majelis Ulama Indonesia Jawa Barat (MUI Jabar) telah menyatakan anak sulung Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril meninggal dunia.
Innalillahi wainna ilaihi roji'un, Majelis Ulama Indonesia Jawa Barat (MUI Jabar) telah menyatakan anak sulung Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril meninggal dunia. (Istimewa/Instagram @emmerilkahn)

"Kalau kondisinya memungkinkan, maka dimandikan seperti jenazah biasa."

"Kalau tidak, dialirkan air saja," katanya.

Tuntunan yang sama juga datang dari KH Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym dan cucu pendiri Nahdlatul Uama (NU), KH Ghozi Wahab Hasbullah.

Aa Gym mengatakan salat jenazah harus dilakukan setelah jenazah Eril ditemukan. 

"Saat ini kita minta petunjuk dari Allah terus."

"Supaya diberikan yang terbaik."

"Andaipun sudah ada Informasi, bila ada jenazah, maka salatnya dilakukan sebagaimana dengan ada jenazah," tuturnya.

Baca juga: Polisi Bern Temukan Jasad Pria di Sungai Aare Tadi Pagi, Apakah Jasad Eril? Emil Terbang ke Swiss

 
KH Ghozi Wahab menambahkan, Emmeril Kahn Mumtadz alias Eril meninggal secara syahid karena itu jenazahnya harus diperlakukan sesuai tuntunan syariat.

"Karena Eril itu milik Allah. Dan meninggalnya pun syahid. Syahid ukhrawi."

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved