Minggu, 3 Mei 2026

Persib Bandung

Persebaya Minta Keluar dari Grup Neraka Turnamen Pramusim 2022 Jika Tetap Main di Bandung

Di turnamen pramusim 2022, Persebaya Surabaya bergabung di grup neraka bersama Persib Bandung, Bali United, dan Bhayangkara FC

Tayang:
Kompas.com
Para pemain Persebaya Surabaya merayakan gol saat pertandingan pekan 15 Liga 1 2021-2022 melawan Barito Putera yang berakhir dengan skor 2-0 di Stadion Manahan Solo, Sabtu (4/11/2021) malam. 

TRIBUNJABAR.ID, SURABAYA- Persebaya Surabaya tidak meminta PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk meninjau venue babak penyisihan grup C Turnamen 2022.

Bajul Ijo ogah bermain 10 hari di Bandung selama fase grup.

Keengganan Persebaya Surabaya bermain di Bandung bukan terutama karena bergabung di grup neraka bersama Persib Bandung, Bali United, dan Bhayangkara FC.

Alasan utama Persebaya Surabaya justru adalah pendukungnya sendiri, Bonek.

Manajer Persebaya Surabaya, Yahya Alkatiri, sudah bersurat ke PT LIB soal keberatan tersebut.

"Kami sudah mengirim surat ke PT LIB 31 Mei lalu untuk meninjau kembali venue Grup C karena bermain di Bandung," kata Yahya Alkatiri kepada Surya (Tribun Jatim Network), Jumat (3/6/2022).

Manajer Persebaya Surabaya, Yahya Hasan Alkatiri
Manajer Persebaya Surabaya, Yahya Hasan Alkatiri (PERSEBAYA.ID)

Baca juga: Turnamen Pramusim 2022, Mengintip Persiapan Bali United Calon Lawan Persib, Uji Coba Lawan Persis

Kedekatan hubungan antara Bonek dengan suporter Persib Bandung dikhawatirkan justru akan menimbulkan masalah Kamtibmas.

Menurut Yahya Alkatiri, ada kemungkinan memobilisasi massa Bonek dari berbagai daerah termasuk Surabaya  ke Bandung di babak penyisihan itu.

"Kalau di Bandung bisa bedol desa dari Surabaya ke Bandung, aku gak bisa bayangin 10 hari. 10 hari di sana itu akan menimbulkan masalah Kamtibmas," ujar Yahya Alkatiri.

"Kalau gelar pertandingan terus ada kekacauan, ini nanti Liganya yang akhirnya gak jalan," kata Yahya Alkatiri.

Untuk itu, ucapnya, dalam surat yang disampaikan pihaknya pada PT LIB, ada dua opsi yang ditawarkan.

Pertama pindah venue Grup C, tidak digelar di Bandung.

"Main di Surabaya atau sekalian dipindah ke luar Pulau Jawa, Samarinda misalnya, mengingat alasan Kamtibmas," ujar Yahya Alkatiri.

Baca juga: Masih Absen Bela Persib Bandung, Teja Luangkan Waktu Kulineran Street Food Bareng Dokter Cantik

Jika venue Grup C tetap di Bandung. Yahya berharap Persebaya dipindah dari Grup C, ke grup yang bermain di luar Pulau Jawa, satu-satunya grup yang bermain di luar Pulau Jawa di turnamen kali ini adalah Grup B.

Grup B tuan rumah Borneo FC, diikuti empat klub lain, Barito Putera, Persija Jakarta, Rans Nusantara FC, Madura United FC.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved