Emil Koleksi Barang Antik Berupa Rokok, Jumlahnya Sampai 2.500, Dikumpulkan Sejak 1972
Emil Loebis, kolektor barang antik yang koleksi barang antik berupa rokok jadul. Sudah ada 2500 merek rokok lawas yang dia koleksi.
Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Mega Nugraha
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Koleksi barang antik bernilai sejarah tinggi diburu oleh para kolektor. Ada yang membeli karena sekedar hobi dan ada yang yang dijadikan bisnis.
Emil Loebis salah satu dari sekian kolektor barang antik sejak 15 tahun terakhir. Awalnya, dia mendapat koleksi barang antik peninggalan orangtua, Emill pun mulai mencari komunitas barang jadul.
Siapa sangka, Emill justru merasa tertarik dan ketagihan dengan bertemu dengan teman-teman di seluruh Indonesia yang ternyata memiliki barang bersejarah lainnya untuk dikoleksi.
"Saya sudah 13 tahun berkeliling dan awalnya melihat teman-teman di daerah enggak ada wadahnya. Jadi, saya coba buat komunitas khusus pameran barang antik. Koleksi milik saya, dikesampingkan dan fokus disini saja," ujar Emill saat ditemui di Pameran Antik, di Bandung Indah Plaza, Sabtu (4/6/2022).
Baca juga: Ahmad Dhani Beli Saksofon di Pasar Cikapundung, Barang Antik, Usianya 100 Tahun
Emill mengatakan, sebelumnya ia mengoleksi berbagai jenis barang yang antik, seperti kristal, merchandise coca cola, mainan anak, dan yang kini masih terus ia pertahankan adalah koleksi perak dan rokok saja.
Selama perjalanannya mengoleksi barang antik, Emill mengatakan ternyata di Indonesia cukup banyak komunitas yang menggeluti hobi serupa.
Salah satunya adalah Komunitas Wadah Djadoel yang kini rutin mengadakan event di berbagai daerah seperti Surabaya, Yogyakarta, Medan, Bogor, Jakarta, hingga Malaysia.
Wadah Djadoel menjadi komunitas pertama bagi Emill dimana ia mengembangkan dan membuat event.
"Ternyata antusias di tiap daerah bagus, dan karena adanya Pandemi Covid-19 jadi sepi. Jadi mari kita coba sama-sama silaturahmi dari berbagai daerah kumpul di BIP," ujar Emil.
Kolektor rokok yang lahir pada 13 September 1972 ini menceritakan koleksi rokok yang ia miliki terkumpul hingga kurang lebih 2.500 di rumahnya.
Berbagai jenis rokok dari berbagai wilayah Indonesia dicarinya. Emill mengatakan, ia seringkali hunting untuk mengetahui berbagai varian jenis rokok yang ada pada zaman dahulu.
"Rokok yang saya temukan ada yang dijual dan ada juga yang dikoleksi khusus. Kalau yang koleksi harganya bisa lebih mahal bahkan bisa mencapai Rp 1 juta," ujarnya.
Uniknya lagi setelah memiliki banyak relasi akan pertemanan di komunitas, Emill juga mengatakan seringkali barter dengan sesama kolektor untuk menambah koleksi.
Memiliki barang antik seperti ini diakui Emill ada makna sendiri yang ia rasakan.
"Ada daya tarik sendiri ketika menyimpan suatu barang hingga akhirnya ada orang lain yang melihat dan bangga akan hal itu," ucapnya.
Bahkan kata Emill ada juga yang mengoleksi dokumen tahun 1930-an yang menjadi suatu bahan yang membuat orang lain tertarik untuk mencari barang yang usianya jauh lebih tua lagi.